Latar Belakang: Kapasitas vital paru adalah jumlah udara maksimal yang dapat dikeluarkan dari paru setelah inspirasi maksimal. Kapasitas vital paru mencerminkan perubahan volume maksimal paru yang berguna untuk memastikan gambaran kapasitas fungsional paru. Fungsi paru dipengaruhi oleh usia,jenis kelamin, indeks massa tubuh, perilaku merokok, penggunaan alat pelindung pernapasan, lama kerja,dan lingkungan kerja.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara usia dan lama kerja dengan kapasitas vital paru pada karyawan PT. Pupuk Sriwidjaja Palembang. Metode: Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan pada 78 orang karyawan yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Sampel penelitian ini diambil dengan cara consecutive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan pengukuran kapasitas vital dengan spirometer. Teknik analisis dengan menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Pada penelitian menunjukkan bahwa responden yang masuk ke dalam kelompok dewasa akhir dan lansia yang memiliki nilai kapasitas vital paru yang tidak normal sebanyak 82,4% dan memiliki peluang 8,889 kali untuk memiliki nilai kapasitas vital paru yang tidak normal. Terdapat hubungan antara usia dengan kapasitas vital paru (p=0,001; OR= 8,889). Responden yang masuk ke dalam kelompok lama kerja lama dengan nilai kapasitas vital paru tidak normal sebanyak 62,5% dan berpeluang 3,444 kali memiliki nilai kapasitas vital paru yang tidak normal. Terdapat hubungan antara lama kerja dengankapasitas vital paru (p=0,009; OR= 3,444). Kesimpulan: Ada hubungan antara usia dan lama kerja dengan kapasitas vital paru pada karyawan PT. Pupuk Sriwidjaja Palembang.
Copyrights © 2025