Jurnal Pendidikan Geosfer
Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Geosfer

ANALISIS SPASIAL REVITALISASI CAGAR BUDAYA KOLONIAL KOTA LAMA SEMARANG TAHUN 2025

Natalia Maharjanti (Program Studi Geografi, Fakultas Geografi, Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Yuli Priyana (Program Studi Geografi, Fakultas Geografi, Universitas Muhammadiyah Surakarta)



Article Info

Publish Date
31 Dec 2025

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji sebaran spasial dan perubahan fungsi bangunan cagar budaya kolonial di Kota Lama Semarang pasca revitalisasi serta perannya dalam mendukung pariwisata berkelanjutan. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan analisis spasial berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Objek penelitian mencakup bangunan kolonial, baik yang telah direvitalisasi maupun yang belum, di Kecamatan Semarang Tengah dan Semarang Utara. Data diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan masyarakat, pelaku usaha, pengelola, wisatawan, serta dokumentasi serta sumber sekunder. Hasil penelitian menunjukkan alih fungsi bangunan kolonial menjadi kafe, museum, galeri seni, ruang publik, dan area komersial yang mendorong tumbuhnya UMKM serta peningkatan kunjungan wisatawan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa revitalisasi Kota Lama mampu mengintegrasikan pelestarian sejarah dengan pengembangan ekonomi kreatif, meskipun masih terdapat tantangan terkait komersialisasi berlebihan, partisipasi masyarakat, dan keterbatasan perawatan bangunan. ABSTRACT This research aims to examine the spatial distribution and functional transformation of colonial heritage buildings in Kota Lama Semarang after revitalization and their role in supporting sustainable tourism. The study applied a descriptive qualitative method combined with spatial analysis using Geographic Information Systems (GIS). The object of research includes both revitalized and non-revitalized colonial buildings located in Semarang Tengah and Semarang Utara Districts. Data were collected through field observation, semi-structured interviews, documentation, and secondary sources. The results indicate that colonial buildings have been adaptively reused as cafes, museums, art galleries, public spaces, and commercial areas, which encourage the growth of local creative economy and increase tourist visits. This study concludes that revitalization successfully integrates heritage preservation with creative economy development, although challenges remain in terms of over-commercialization, limited community participation, and restricted maintenance budgets.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

JPG

Publisher

Subject

Humanities Earth & Planetary Sciences Education Environmental Science Social Sciences

Description

Jurnal Pendidikan Geosfer (JPG) is published by the Department of Geography Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh. This journal is intended for students, lecturers, teachers, researchers, and other members of the general public. It publishes ...