SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
Vol 9, No 6 (2025): November

Pelatihan dan pendampingan edukasi teknik menyusui pada kader posyandu

Rohani Siregar (Universitas Medika Suherman)



Article Info

Publish Date
30 Nov 2025

Abstract

AbstrakTeknik menyusui merupakan aspek penting yang berperan dalam kelancaran produksi ASI. Apabila dilakukan dengan cara yang kurang tepat, hal ini dapat menimbulkan lecet pada puting, membuat ibu enggan menyusui, sehingga frekuensi bayi menyusu berkurang. Kondisi tersebut berdampak pada berkurangnya rangsangan produksi ASI dan menghambat keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman kader posyandu terkait permasalahan laktasi dan praktik menyusui yang benar. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan dengan pendekatan edukasi pra dan pasca intervensi, disertai demonstrasi teknik menyusui, yang diikuti oleh 27 kader posyandu. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum program dilaksanakan, sebagian besar kader memiliki pengetahuan kurang sebanyak 16 orang (59,3%), kategori cukup 5 orang (18,5%), dan kategori baik 6 orang (22,2%). Setelah diberikan edukasi, terjadi peningkatan pengetahuan, di mana 18 orang (66,7%) berada pada kategori baik, 7 orang (25,9%) cukup, dan hanya 2 orang (7,4%) masih berada pada kategori kurang. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan signifikan, dari pengetahuan baik sebesar 22,2% sebelum kegiatan menjadi 66,7% setelah kegiatan, atau setara dengan rata-rata peningkatan sebesar 200%. Kata Kunci : ASI eksklusif; ibu menyusui; kader posyandu; pelatihan; teknik menyusui AbstractBreastfeeding technique is a crucial factor influencing the smooth production of breast milk. When performed incorrectly, it may cause nipple soreness, discourage mothers from breastfeeding, and reduce the frequency of infant feeding. This situation negatively affects the stimulation of milk production and hampers the success of exclusive breastfeeding. The purpose of this community service activity was to enhance the knowledge of posyandu (integrated health post) cadres regarding lactation issues and proper breastfeeding practices. The method applied included health education through pre- and post-intervention sessions, accompanied by demonstrations of correct breastfeeding techniques, attended by 27 cadres. The results showed that prior to the program, most cadres had low knowledge—16 people (59.3%), moderate knowledge—5 people (18.5%), and good knowledge—6 people (22.2%). After the intervention, there was a significant improvement, with 18 cadres (66.7%) in the good category, 7 cadres (25.9%) in the moderate category, and only 2 cadres (7.4%) remaining in the low category. In conclusion, knowledge levels improved considerably, from 22.2% in the good category before the intervention to 66.7% afterward, representing an average increase of 200%. Keywords: exclusive breastfeeding; breastfeeding mothers; posyandu cadres; training; breastfeeding techniques

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

jpmb

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Computer Science & IT Control & Systems Engineering Economics, Econometrics & Finance Education Engineering Environmental Science Health Professions Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Medicine & Pharmacology Nursing Public Health Social Sciences Other

Description

SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), ...