Setiap organisasi perlu menyusun sebuah perencanaan komunikasi strategis untuk menjalankan suatu program, tidak terkecuali organisasi non-profit. Di tengah keterbatasan dana operasional, organisasi non-profit perlu berpikir kreatif dalam mengembangkan desain komunikasi strategis, sehingga mereka mampu mempertahankan organisasinya, terutama dalam mempertahankan penghimpunan dana publik. Selain menciptakan rangkaian program yang terstruktur, komunikasi strategis juga mampu membantu organisasi non-profit dalam menangani isu. Tujuan penelitian ini untuk menunjukkan serta menganalisa pendekatan komunikasi strategis yang diimplementasikan oleh Dompet Dhuafa dan Baitulmaal Munzalan ketika kondisi organisasi sedang menghadapi terpaan isu. Metodologi yang digunakan adalah metodologi kualitatif dengan metode studi kasus melalui wawancara dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dompet Dhuafa dan Baitulmaal Munzalan Indonesia (BMI) berhasil menangani suatu isu melalui perencanaan komunikasi strategisnya, meliputi analisis masalah, membingkai dan mendasain pesan, serta pendekatan media. Melalui bentuk komunikasi strategis tersebut, Dompet Dhuafa dan BMI berhasil mengatasi terpaan isu yang mereka alami serta mampu meningkatkan kualitas organisasinya masing-masing sesuai dengan visi, misi, dan value yang mereka punya
Copyrights © 2023