Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keaenekaragaman jenis serta kondisi terumbu karang di perairan kelurahan Waioti dan perairan Desa Lidi. Penelitian ini dilakukan di perairan Kelurahan Waioti dan perairan Desa Lidi Kabupaten Sikka. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksplorasi, yaitu mengadakan pengamatan langsung terhadap keanekaragaman jenis dan kondisi terumbu karang. Pengambilan data di lapangan dengan metode UPT dilakukan dengan pemotretan bawah air menggunakan kamera digital. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa persentase tutupan karang di perairan Kelurahan Waioti dibagi ke dalam tiga kategori yaitu karang hidup, karang mati dan patahan karang (rubble). Kondisi tutupan karang hidup di perairan Kelurahan Waioti masuk dalam kategori buruk yaitu sebesar 19,80%, didominasi Coral Encrusting (CE) sebesar 7,07%, tutupan komponen abiotik yang terdiri dari Dead Coral with Algae (DCA) sebesar 45,93%, karang mati (DC) sebesar 1,27%, Rubble (R) sebesar 11,33%. Persentase tutupan karang hidup di perairan Desa Lidi masuk dalam kategori sedang yaitu 36,67%, tutupan karang keras didominasi oleh Acropora Branching (ACB) sebesar 23,80%, Coral Foliose (CF) sebesar 6,73%, Coral Massive (CM) sebesar 1,67%, Coral Branching (CB) sebesar 1,00%, Coral Encrusting (CE) sebesar 0,67, Coral Submassive (CS) sebesar 0,27%,Coral Mushroom (CMR) sebesar 0,27%, Acropora Tubilate (ACT) sebesar 0,27. Indikasi lain yang nampak adalah pecahan karang (R) sebesar 36,67%, Dead Coral With Algae (DCA) sebesar 24,93.
Copyrights © 2020