Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi pembelajaran IPA di sekolah, dimana kewmatan pembelajaran masih berlangsung secara konvensional yuutu didominasi oleh guru sehingga membuat siswa kurang antusias dalam mengikuti proses pembelajaran IPA dan rendahnya hasil belajar IPA pokok bahasan sifat-sifat cahaya Dalam hal ini peneliti berusaha mengatasi permasalahan tersebut dengan menggunakan metode Elaborasi pada proses pembelajaran IPA di kelas. Fokus penelitian dalam skripsi ini adalah: 1) Bagaimana proses pembelajaran dengan penerapan metode Elaborasi untuk meningkatkan hasil belajar IPA pokok bahasan sitat-sitat cahaya siswa kelas V SD Negeri 091352 Huta Rajah tahun ajaran 2019/2020? 2)Bagaimana hasil belajar IPA pokok bahasan sifat-sifat cahaya dengan penerapan metode Elaborasi siswa kelas V SD Negeri 091382 Purba Sinombah tahun ajaran 2013, 2019. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan proses pembelajaran dengan penerapan metode Elaborasi dan mengetahui hasil belajar IPA pada pokok bahasan sifat-sifat cahaya dengan penerapan metode Elaborasi siswa kelas V SD Negeri 091352 Huta Raja tahun ajaran 2019/2020. Dalam penelitian ini digunakan metode pengumpulan data berupa: tes, Observasi, wawancara dan catatan lapangan. Dimana tes digunakan untuk mengetahui hasil belajar kognitif siswa setelah mengalami proses belajar mengajar, observasi digunakan untuk mengamati proses pembelajaran dan untuk mengetahui hasil belajar afekuf dan psikomotor, wawancara digunakan untuk mengetahui respon siswa, serta untuk memperoleh informasi-informasi yang dibutuhkan,dan catatan lapangan digunakan untuk melengkapi data yang tidak terekam. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dan jenis penelitiannya adalah penelitian tindakan kelas. Setelah penulis melakukan dua siklus dalam penelitian tindakan kelas dan memperoleh data-data yang diperlukan dari fakta-fakta yang ada, maka peneliti dapat menarik kesimpulan sebagai berikut: Proses pembelajaran IPA pada pokok bahasan sifat-sifat cahaya melalui beberapa tahapan yaitu (1) guru melakukan percobaan awal, (2) siswa mengamati percobaan, (3) siswa merumuskan hasil pengamatan sementara, (4) siswa melakukan percobaan sendiri, (6) siswa mampu mengaplikasikan dan memberi contoh, (7) guru memberikan evaluasi. Sedangkan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA melalui penerapan metode Elaborasi dapat meningkat dari siklus 1 ke siklus II. Hasil belajar aspek kognitif meningkat sebanyak 13,9% sedangkan hasil belajar aspek psikomotor meningkat sebanyak 13,8 %, dan hasil belajar aspek afektif meningkat 10,41%.
Copyrights © 2020