Ekoteologi adalah bentuk teologi konstruktif yang membahas interrelasi antara agama dan alam, terutama dalam menatap masalah-masalah lingkungan. Secara umum, ekoteologi berangkat dari suatu premis bahwa ia ada karena adanya hubungan antara pandangan dunia keagamaan manusia dan degradasi lingkungan.Ekoteologi sangat penting dalam merekonstruksi paradigma antroposentris. Interkoneksi antara manusia dengan dirinya sendiri, manusia dengan sesama manusia, manusia dengan lingkungan dan manusia dengan Tuhan yang harmonis dalam konsep ekoteologi, diharapkan dapat membangun kesadaran spiritual manusia yang menurut Nasr semakin memudar dalam masyarakat modern dan menjadi sumber segala permasalahan yang terjadi. Di sisi lain, peran laki-laki dan perempuan yang komplementer dan kooperatif dalam relasi gender termasuk dalam upaya konservasi lingkungan, adalah suatu yang niscaya dalam al-Quran. Al-Quran menyanggah stereotipe karakter bagi keduanya berdasarkan jenis kelamin. Artinya, stereotipe yang ada adalah doktrin dari pandangan masyarakat yang telah melekat dan teraktualisasi serta membentuk pola relasi gender yang inharmonis
Copyrights © 2017