Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan taktik kepemimpinan kepala madrasah dalam menghadapi tantangan manajemen di era digital. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan populasi sebanyak 10 kepala madrasah di Kecamatan Tilatang Kamang, Bukittinggi. Alat pengumpulan data dalam penelitian ini berupa kuesioner yang disusun berdasarkan indikator kepemimpinan transformasional dan digital, kemudian dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif. Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa mayoritas kepala madrasah sudah memiliki visi digital yang jelas serta mampu mendorong guru untuk berinovasi dengan teknologi. Indikator dengan nilai tertinggi adalah motivasi untuk inovasi guru (88%) dan penyusunan visi digital (86%). Namun, terdapat kekurangan dalam aspek pelaksanaan teknis, seperti keterlibatan langsung dalam pengembangan sistem digital (72%) dan membangun kemitraan eksternal (74%). Rata-rata keseluruhan skor adalah 79,6%, yang menunjukkan bahwa strategi kepemimpinan kepala madrasah sudah cukup responsif terhadap tuntutan digitalisasi, meskipun masih memerlukan perbaikan. Sebagai kesimpulan, kepala madrasah di daerah ini telah memperlihatkan arah kepemimpinan yang positif dan adaptif terhadap perubahan digital, namun perlu adanya peningkatan dalam kapasitas teknis dan kolaboratif agar proses transformasi digital di madrasah dapat berlangsung lebih efektif.
Copyrights © 2025