Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Pelaksanaan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada Anak Autis di Sekolah SLB Restu Ibu Bukittinggi Almuhardi Safarman; Junaidi Junaidi
Jurnal Ilmu Pendidikan (JIP) STKIP Kusuma Negara Vol 13 No 2 (2022): Hard dan Soft Skill Hasil Pendidikan Bermutu
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/jip.v13i2.1069

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah sebagian anak autis sulit untuk berkomunikasi interaktif dengan orang lain. Kadang, jawaban mereka tidak selalu sesuai dengan hal yang ditanyakan. Bahkan ada anak yang sulit untuk bergaul dengan teman-temannya karena sifatnya yang lebih suka menyendiri. Berdasarkan masalah tersebut, maka tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi bagaimana pihak sekolah melaksanakan pembelajaran pada anak autis berdasarkan kekurangan anak tersebut. Penelitian lapangan (field research) ini dilaksanakan di SLB Restu Ibu Bukittinggi. Informan dalam penelitian ini adalah guru pendidikan agama islam (PAI) dan kepala sekolah. Teknik pengumpulan datanya adalah dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Beberapa usaha-usaha yang dilakukan pihak sekolah dalam pelaksaan pembelajaran PAI adalah dengan cara melakukan praktek secara langsung, atau memberi teguran secara langsung. Misalnya seperti latihah sholat dan dzikir. Tetapi di sekolah tidak memberikan latihan puasa kepada anak autis, serta tidak juga melakukan pendekatan visual dikarenakan sekolah lebih mengutamakan untuk berinteraksi secara langsung antara pendidik dan peserta didik. Akibatnya, tidak semua anak menjadi aktif karena masih ada anak yang belum mengalami perubahan.
Kontribusi Pengalaman Mengajar dan Keterampilan Mengajar Terhadap Kinerja Guru Pendidikan Agama Islam Syariva 'Aini; Risdoyok Risdoyok; Junaidi Junaidi
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 6 (2021): December Pages 3500-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (615.363 KB) | DOI: 10.31004/edukatif.v3i6.1645

Abstract

Permasalahan dalam  penelitian ini adalah kurang baiknya Kinerja Guru PAI SD se Kota Padang Panjang sehingga mengakibatkan belum terpenuhinya tugas pokok dan fungsi guru PAI SD se Kota Padang Panjang. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengungkapkan berapa besar kontribusi Pengalaman Mengajar dan Keterampilan Mengajar Terhadap Kinerja Guru PAI SD se Kota Padang Panjang.Metode yang digunakan dalam Penelitian ini adalah metode kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah terungkapnya: (1) Terdapatnya Kontribusi Pengalaman Mengajar terhadap Kinerja Guru PAI SD se Kota Padang Panjang, adapun besarnya Kontribusi Pengalaman Mengajar terhadap Kinerja Guru PAI SD se Kota Padang Panjang adalah 0.517 dengan koefisien determinasi sebesar 0.2673 atau (26,73 %) (2) terdapat Kontribusi Keterampilan Mengajar Terhadap Kinerja Guru PAI SD se Kota Padang Panjang, Kinerja Guru PAI SD se Kota Padang Panjang ditentukan oleh Keterampilan Mengajar adalah 0.351 dengan koefisien determinasi sebesar 0.1232 atau 12.32 %. (3) Kontribusi Pengalaman Mengajar dan Keterampilan Mengajar secara bersama-sama terhadap Kinerja Guru PAI SD se Kota Padang Panjang, dan Kinerja Guru PAI SD se Kota Padang Panjang ditentukan oleh Pengalaman Mengajar dan Keterampilan Mengajar secara bersama-sama adalah 0.752  dengan koefisien determinasi  sebesar 0.5655 atau 56.55%.
PENGARUH KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL KEPALA SEKOLAH DAN PROFESIONALISME GURU TERHADAP IMPLEMENTASI MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH PADA PESANTREN DI KABUPATEN AGAM Junaidi Junaidi
JURNAL TARBIYAH Vol 24, No 2 (2017)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (998.453 KB) | DOI: 10.30829/tar.v24i2.194

Abstract

AbstractLeadership of madrasah headmasters and teacher professionalism are the two things that determine the successful of implementation of school-based management. This study aims at knowing  the effect of headmaster transformational leadership and professionalism of teachers either individually or collectively toward the successful of the implementation of School Based Management in pesantren in Agam District. The formulation of this research problem is whether there is effect of transformational leadership of madrasah headmaster and professionalism of teachers either individually or collectively toward  the successful of implementation of School Based Management at pesantren in Agam Regency. This research is done by using quantitative approach. The population of this study is all teachers of Pesantren Agam Regency, 896 people. The samples were selected by Area sampling technique and Simple random sampling, as many as 227 teachers. Data were collected through a Likert scale model questionnaire with validity and reliability tested. Data analysis using correlation and regression techniques with the help of SPSS version 15 program. The results showed that the transformational leadership of madrasah headmasters and professionalism of teachers both individually and collectively have the affect toward the implementation of School Based Management in pesantren in Kabupaten Agam. Keywords: Transformational Leadership, Teacher Professionalism, School Based Management AbstrakKepemimpinan kepala madrasah dan profesionalisme guru merupakan  dua hal yang menentukan keberhasilan pelaksanaan manajemen berbasis sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan transformasional kepala madrasah dan  profesionalisme guru baik secara sendiri-sendiri maupun secara bersama  terhadap keberhasilan pelaksanaan Manajemen Berbasis Sekolah pada pesantren di Kabupaten Agam. Adapun rumusan masalah penelitian ini adalah apakah terdapat pengaruh kepemimpinan transformasional kepala madrasah dan  profesionalisme guru baik secara sendiri-sendiri maupun secara bersama  terhadap keberhasilan pelaksanaan Manajemen Berbasis Sekolah pada pesantren di Kabupaten Agam? Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh guru pesantren Kabupaten Agam berjumlah 896 orang. Sampel dipilih dengan teknik  Area sampling dan Simple random sampling, sebanyak 227 orang guru. Data dikumpulkan melalui angket model skala Likert dengan validitas dan reliabilitasnya sudah diuji. Analisis data menggunakan teknik korelasi dan regresi dengan bantuan program SPSS versi 15. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional kepala madrasah dan  profesionalisme guru baik secara sendiri-sendiri maupun secara bersama  berpengaruh  terhadap pelaksanaan Manajemen Berbasis Sekolah pada pesantren di Kabupaten Agam.Kata Kunci : Kepemimpinan Transformasional, Profesionalisme Guru, Manajemen Berbasis Sekolah
Hubungan Antara Kreativitas Siswa dengan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 X Koto Di Atas Kabupaten Solok Tahun Pelajaran 2017/2018 Endang Mayora; Junaidi Junaidi; Rusdi Rusdi
JURING (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 1, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.478 KB) | DOI: 10.24014/juring.v1i3.7274

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika siswa dan siswa masih berfikiran konvergen. Rendahnya hasil belajar siswa in dimungkinkan ada hubungan dengan kreativtas siswa dalam belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan yang signifikan antara kreativitas dengan hasil belajar matematika. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian korelasional dengan sifat Ex Post Facto. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP N 1 X Koto Di Atas Kabupaten Solok Tahun Pelajaran 20172018 yang terdiri dari 77 siswa. Data pada penelitian ini berupa  skor angket kreativitas dan nilai akhir matematika siswa kelas VIII. Teknik analalisis data yang digunakan dengan uji Z. Hasil penelitian ini diperoleh dan , pada taraf nyata . Hal ini menunjukkan bahwa  yang berarti bahwa H0 ditolak atau H1 yang menyatakan bahwa terdapat hubungan signifikan antara Kreativitas siswa dengan hasil belajar matematika siswa Kelas VIII SMP N 1 X Koto Di Atas Kabupaten Solok Tahun Pelajaran 20172018.
Counseling Acceptance Skills School Counselor In Individual Counseling Mirda Yolanda; Fadhillah Yusri; Junaidi Junaidi
Altruistik : Jurnal Konseling dan Psikologi Pendidikan Vol 1, No 1 (2021): Altruistik : Jurnal Konseling dan Psikologi Pendidikan
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.135 KB) | DOI: 10.24114/altruistik.v1i1.25344

Abstract

The purpose of this study is that researchers want to look at counselee acceptance skills in individual counseling by guidance and counseling teachers in MTsN 10 Agam. This type of research is descriptive qualitative field research. The key informants of this study were 1 guidance and counseling teacher plus a supporting informant of 7 students who had participated in individual counseling using the snowball method, which is a method for identifying, selecting and taking samples in a network or continuous chain of relationships. The information obtained will be developed to the point of saturation so that the longer the more information obtained. Based on the results of research and discussion it can be concluded that as a strategy for counselee acceptance skills by counseling teachers in individual counseling, counseling teachers assume counselee is the closest person, can accept counselees openly, guiding sincerely or voluntarily, sincerity, and loving, keep secrets counselee, not discriminating counselee, and love counseling.
Pemanfaatan Platform Whatsapp dalam Pembelajaran SKI di MTsN 1 Padang Pariaman Muaddyl Akhyar; Muhiddinur Kamal; Salmi Wati; Junaidi Junaidi
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.177 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.6005

Abstract

Pendidikan memiliki peranan penting dalam pengembangan kepribadian seseorang. Kemajuan di era teknologi saat ini memungkinkan siswa untuk belajar sepenuhnya dengan memanfaatkan berbagai platform pembelajaran. Platform pembelajaran memiliki peran yang sangat penting untuk keberhasilan peserta didik. Dengan adanya penggunaan platform pembelajaran akan mendorong keterlibatan peserta didik terhadap proses belajar, serta memudahkan peserta didik dalam mengetahui materi yang dipelajari. Salah satu media pembelajaran yang mudah dan simpel untuk digunakan yaitu WhatsApp. Penggunaan yang mudah, praktis, cepat, hemat data internet, dan dapat diakses hanya dengan handphone, selain itu juga memiliki berbagai fitur yang dapat digunakan untuk berkomunikasi dengan bantuan layanan internet. Platform WhatsApp dinilai dapat membantu guru dan siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini mendeskripsikan mengenai pemanfaatan platform WhatsApp dalam pembelajaran SKI di MTsN 1 Padang Pariaman. Data dari penelitian ini diperoleh dari wawancara bersama kepala sekolah, guru SKI, dan juga siswa kelas 7.5 MTsN 1 Padang Pariaman yang menjadi informan dari penelitian ini. Selain itu pengumpulan data juga diperoleh dari dokumentasi hasil dari penelitian. Teknik analisis data dilakukan dengan 3 langkah yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa (1) Pelaksanaan pemanfaatan WhatsApp sebagai platform pembelajaran masih mengalami berbagai hambatan, akan tetapi dalam penggunaannya sudah sangat membantu dalam kegiatan pembelajaran. (2) Dalam pemanfaatan WhatsApp terdapat beberapa hambatan seperti gangguan sinyal, kurangnya interaksi guru dan siswa, guru tidak dapat mengontrol siswa dalam belajar, kurangnya motivasi belajar dari siswa, dan memori Handphone cepat penuh. (3) solusi yang dilakukan untuk mengatasi hambatan yang terjadi yaitu dengan memberikan penjelasan materi yang lengkap saat dilaksanakan pembelajaran tatap muka, memberikan pengertian kepada orang tua tentang pentingnya kerjasama antara orang tua dan siswa, menghapus sebagian file yang sudah tidak diperlukan lagi.
Pemanfaatan Platform Google Classroom dalam Pembelajaran PAI di Kelas X SMAN 9 Tanjung Jabung Timur Afdal Septiandi; Zulfani Sesmiarni; Supratman Zakir; Junaidi Junaidi
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.196 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.6141

Abstract

Classroom sebagai platform pendidikan menjadi solusi untuk mendukung pembelajaran tatap muka. Google Classroom, platform pembelajaran online yang membantu di sekolah. Akan tetapi masih banyak siswa yang belum paham cara mengaplikasikan Google Classroom dalam Pembelajaran. Untuk itu diperlukan peran guru agar siswa mengerti cara menggunakan Google Classroom agar kegiatan pembelajaran dapat berjalan dengan baik. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif deskriptif, data yang dikumpulkan itu dalam bentuk kata-kata, dan gambar, dalam hal ini adalah memaparkan tentang cara guru agar siswa mengerti menggunakan google classroom dan pemaparan tentang pemanfaatan Google Classroom. Peneliti mengumpulkan data melalui wawancara, dokumentasi, dan catatan lapangan. Data dianalisis dengan tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, juga verifikasi data. Teknik penjaminan keabsahan data yaitu dengan triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu. Berdasarkan hasil penelitian yang peneliti lakukan, dapat disimpulkan bahwa: (1) Cara guru agar siswa mengerti dalam menggunakan Google Classroom yaitu dengan cara mengajarkan secara lansung kepada siswa saat pertama kali penggunaan Google Classroom mulai dari cara login, memasukkan kode kelas, absen, dan mengirim tugas. Selain itu siswa belajar sendiri dan juga belajar dengan senior yang sudah paham dalam mengaplikasikan Google Classroom. (2) Proses pembelajaran yang dilakukan dengan memanfaatkan Google Classroom di X SMAN 9 Tanjung Jabung Timur yaitu dimulai dengan siswa mengisi absen, kemudian guru mengirimkan LKPD atau materi ajar kepada siswa, setelah itu guru akan mengirimkan tugas yang harus dikerjakan oleh siswa, siswa mengerjakan tugas yang diberikan dan mengumpulkan sesuai dengan tenggat waktu yang telah ditentukan guru, bagi siswa yang tidak memiliki hp maka boleh untuk meminjam hp temannya dan login disana, jadi untuk satu hp itu bisa login 2-3 akun Google Classroom.
Strategi Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru PAI di SMA Negeri 1 Tigo Nagari Putri Puspa Dewi; Junaidi Junaidi; Wedra Aprison; Charles Charles
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.068 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.6403

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah yang berkaitan dengan kompetensi Profesional guru PAI dalam menjalankan tugasnya sebagai pendidik, guru kurang menguasai materi yang akan disampaikan kepada siswa, hal tersebut terlihat ketika guru menyampaikan materi pelajaran dan ketika siswa bertanya mengenai materi yang belum dipahami, guru masih ragu dalam menjawab pertanyaan tersebut. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana kompetensi profesional Guru PAI di SMA Negeri 1 Tigo Nagari, dan mengetahui bagaimana strategi kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi profesional Guru PAI di SMA Negeri 1 Tigo Nagari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis deskriftif, dengan menggunakan informan kunci adalah Kepala Sekolah serta informan pendukung adalah Guru PAI dan Wakil Kurikulum yang ada di SMA Negeri 1 Tigo Nagari. Dalam mengumpulkan data, teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini dirangkum sebagai berikut: 1) kompetensi profesional guru PAI: kompetensi profesional Guru PAI di SMA Negeri 1 Tigo Nagari, menunjukkan bahwa kompetensi profesionalnya sudah cukup bagus karena sudah memenuhi semua kriteria kompetensi profesional mulai dari penguasaan materi ataupun menguasai bahan ajar yang akan diajarkan kepada peserta didik, mampu menguasai metode maupun mengembangkan bahan ajar, mampu menyusun perangkat pembelajaran seperti RPP, Silabus, Program Tahunan dan Program Semester. 2) strategi kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi profesional Guru PAI SMA Negeri 1 Tigo Nagari: diikutkan kegiatan pendidikan dan pelatihan Tenaga Guru dan Pendidikan Pelatihan (Diklat), Supervisi, memberikan motivasi, memberikan penghargaan, mengikutkan workshop, dan penataran lokarya.
Kompetensi Guru dalam Pembelajaran PAI Pada SMP Negeri 2 Tilatang Kamang Alif Rila; Junaidi Junaidi; Iswantir M; Muhiddinur Kamal
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.419 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.6452

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh guru PAI Pada SMP Negeri 2 Tilatang Kamang, guru mata pelajaran PAI telah membuat perencanaan pembelajaran (RPP) dan telah melaksanakan pembelajaran dalam rangka menyampaikan materi pelajaran kepada siswa. Namun Penulis akan melihat lebih mendalam bahwa tujuan pendidikan yang diharapkan sudah tercapai secara optimal atau belum. Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, yaitu penelitian yang mencoba menggambarkan, memaparkan dan menafsirkan suatu fenomena yang terjadi dilapangan pada saat ini, pengumpulan data penulis lakukan dengan observasi dan wawancara. Yang menjadi informen dalam penelitian ini adalah guru PAI sebagai informen kunci, sedangkan informen pendukungnya adalah kepala sekolah, teman sejawat guru PAI dan siswa, data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data, kemudian untuk mengukur keabsahan data dalam penelitian ini dengan menggunakan trigulasi data. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan di SMP Negeri 2 Tilatang Kamang, bahwa kompetensi guru PAI dalam merancang RPP sudah berada pada standar ideal, sudah mampu merumuskan tujuan pembelajaran dengan baik, pengorganisasian materi ajar sudah terencana dengan baik, sumber pembelajaran guru tidak hanya mengandalkan buku paket pembelajaran melainkan mencari dan menggunakan sumber lain yang relevan dengan materi pembelajaran, skenario pembelajaran sudah menggambarkan kegiatan sesuai dengan metode pembelajaran, sudah membuat rencana penilaian hasil pembelajaran. Sedangkan kompetensi guru dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas, sudah sesuai dengan standar idealnya; guru sudah memperhatikan kesiapan siswa menghadapi pelajaran, mampu mengaitkan materi dengan mata pelajaran yang relevan, strategi pembelajaran sesuai dengan alokasi waktu yang direncanakan, sudah memanfaatkan media , telah melakukan penilaian di akhir pembelajaran. Upaya-upaya yang dilakukan Guru PAI untuk meningkatkan kompetensinya adalah; mengikuti supervisi disekolah, mengikuti MGMP, pelatihan, dan mengikuti lokakarya di sekolah.
Evaluasi Program Pembelajaran Kitab Kuning dengan Model Cipp di Pondok Pesantren Yati Kampung Baru Nagari Kamang Mudik Kecamatan Kamang Magek Kabupaten Agam Lisa Yunita; Junaidi Junaidi; Yefi Dewi; Supratman Zakir
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.538 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.6543

Abstract

Adapun latar belakang penelitian ini adalah problematika pembelajaran kitab kuning yang berlangsung lebih kurang dua tahun ini di Pondok Pesantren YATI semakin meredup. Hal itu terlihat ketika penulis melakukan ujicoba siswa untuk menjawab pertanyaan acak seputar materi pelajaran kitab kuning. Hasilnya tidak ada siswa yang mampu menjawab dengan baik. Selanjutnya, pada umumnya pesantren tradisional belum mengenal sistem penilaian (evaluasi). Kenaikan tingkat cukup ditandai dengan bergantinya kitab yang dipelajari. Dengan kata lain potensi lulusan pondok pesantren langsung ditentukan oleh masyarakat konsumen. Penilaian akademik semacam itu tentu saja sulit dikembangkan dan dibudidayakan dalam dunia modern ini mengingat akan produk pendidikan yang semakin berkembang dan formal. Dalam situasi demikian dunia pesantren menjadi amat penting untuk membuktikan dan mengembangkan sistem penilaian yang komprehensif, baik yang menyangkut aspek kognitif, afektif dan psikomotorik. Dan tentu saja perlu menentukan kriteria penilaian, penyusunan program penilaian, pengumpulan data nilai, serta menentukan penilaian kedalam kurikulum. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif evaluatif. penelitian deskriptif, merupakan gambaran atau lukisan secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fenomena atau hubungan antar fenomena yang diselidiki. Teknik pengumpulan data dari penelitian ini adalah dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang dilakukan adalah reduski data dengan menyajikan seluru dakta dan fakta di lapangan. Dalam menguji keabsahan data pada penelitian ini menggunakan triangulasi data. Triangulasi data adalah teknik pemeriksaan keabsahan data yang memanfaatkan sesuatu yang lain. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi konteks dilihat dari kebijakan kurikulum program pembelajaran kitab kuning, dukungan madrasah terhadap pembelajaran kitab kuning, serta dukungan orang tua siswa. Evaluasi Input terdiri dari Konsistensi pada asas tafaqquh fiddin, Pendidik, Peserta didik, Sarana dan prasarana, Rujukan mata pelajaran kitab kuning, Pendanaan (Biaya). Evaluasi proses bahwa proses pembelajaran telah berjalan dengan lancar. Evaluasi produk atau hasil dari program pembelajaran telah dilaksanakan evaluasi akhir dan berdampak adanya utusan pesantren untuk perwakilan lomba kitab tingkat nasional.