Penelitian ini bertujuan merancang media informasi berupa Iklan Layanan Masyarakat (ILM) untuk mempromosikan dan meningkatkan pengetahuan masyarakat, khususnya pelajar, mengenai Cagar Budaya "Museum Sumpah Pemuda". Perancangan ini didasari oleh minimnya informasi dan kesadaran publik akan pentingnya museum sebagai situs bersejarah. Konsep perancangan karya menggunakan gaya kartun dengan teknik vector cell shading yang disajikan dalam bentuk video penggabungan teknik motion graphic, animasi 2D, dan videografi. Visual yang menarik ini diperkaya dengan audio fun dan narasi voice over untuk menciptakan alur cerita informatif yang lebih menarik. Metode desain yang digunakan adalah metode Luther yang mencakup enam tahapan: Konsep, Perancangan, Pengumpulan Bahan, Pembuatan, Pengujian, dan Pendistribusian.Data dikumpulkan melalui observasi, studi literatur, kuesioner terhadap 137 responden, dan wawancara langsung dengan pihak Museum Sumpah Pemuda. Hasil uji evaluasi karya terhadap 220 responden menunjukkan bahwa perancangan ILM dengan teknik motion graphic, storytelling, dan elemen visual yang efektif mampu meningkatkan minat masyarakat untuk mempelajari dan mendalami situs-situs sejarah, termasuk cagar budaya lainnya.
Copyrights © 2025