Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

HEALTH RETREAT BERNUANSA SLOW LIVING ECO-TROPICAL SOLUSI UNTUK KAUM URBAN Dewa Ayu Putu Ratih Permata Putri; Ngurah Gede Dwi Mahadipta; I Putu Gede Suyoga
Jurnal PATRA Vol 1 No 1 (2019): Jurnal Patra Mei 2019
Publisher : LPPM Institut Desain dan Bisnis Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35886/patra.v1i1.14

Abstract

At this time, a health retreat for urbanities is needed. Health retreat is a facilities of resigning from the hectic daily activities of urban people and to keep them away from the noise of the urban environment, so the complaints that are urban people feel such as sress, tiredness, and poor diet will get the solution when they participating in health retreat acrivities. Urban people is people who livw in urban area with various kind of activities, such as office employees, students, entepreneurs. Many urban people complaint about their lifestyle that less haelthy, because of their hectic activities, until many urban people are stressed. Several stress trigger factor in urban people inclued the noise environment factor, and then traffic jams, pollution, food with less nutrition, and lack of consciouness of the importance activities. The location of this research is in Ubud. The research methods is use method of collecting data with observation, interviews and documentation. The data sources consists of journals and books. The data analysis phase is conducted using qualitative and quantitative methodes, presentation, and accumulation of conclusions. The result of analysis are then carried out a proses of synthesis prosess so as to produce design criteria that must be completed in the transformation process. Research on the design of the health retreat facilities, it aims to know the need for health retreat facilities for urban communities and wants to understand the application of slow living eco-tropical themes and concepts to the design of health retreat facilities and solutions to problems proposed by urbanites.
PERANCANGAN INTERIOR INDOOR BOTANICAL GARDEN DI KOTA DENPASAR Kadek Melva Dilla Utami; Ngurah Gede Dwi Mahadipta; Kadek Risna Puspita Giri
Jurnal PATRA Vol 2 No 2 (2020): Jurnal Patra Oktober 2020
Publisher : LPPM Institut Desain dan Bisnis Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35886/patra.v2i2.121

Abstract

Botanical garden atau kebun botani adalah suatu tempat yang mampumemperkenalkan berbagai tanaman dari berbagai lingkungan yangberbeda yang bisa dipelajari oleh pengguna. Keberadaan koleksitanaman pada suatu kebun raya memberi kontribusi untuk kegiatanpenelitian tentang tanaman dan memberi pengetahuan tentangtanaman lolak dan juga melindungi kekayaan alam. Dengan kurangnyaruang terbuka hijau pada masa kini kebun botani sangat membantudalam menyediakan ruang hijau dalam area perkotaan. Masih banyakmasyarakat yang kurang mengetahui jenis-jenis tanaman khas Indonesia.Di Bali sendiri sudah ada 2 kebun raya namun masih kurang diminatikarena kurangnya fasilitas inovasi. Oleh karna itu diperlukannya sebuahtempat atau fasilitas yang mewadahi konservasi tumbuhan Indonesiadimana dalam penulisan ini akan berfokus pada perancangan interiorindoor botanical garden di Kota Denpasar. Pemilihan dalam ruangandidasari oleh kurangnya lahan terbuka selain itu kebun botani dalam ruang dipilih karna dapat membuat inovasi-inovasi baru dalam fasilitas,koleksi tanaman serta program dalam kebun raya tersebut.
PERANCANGAN INTERIOR ARTSPACE GRHA BUDAYA KUTA DI KECAMATAN KUTA I Wayan Januarta; Ngurah Gede Dwi Mahadipta; A.A Gde Tugus Hadi Iswara
Jurnal PATRA Vol 2 No 2 (2020): Jurnal Patra Oktober 2020
Publisher : LPPM Institut Desain dan Bisnis Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35886/patra.v2i2.122

Abstract

Kajian ini akan membahas mengenai Perancangan Interior Artspace Grha Budaya Kuta. Perancangan bertujuan memperkenalkan, mengedukasi kesenian daerah & memasarkan produk lokal Desa Kuta di Kecamatan Kuta. Pariwisata merupakan salah satu sektor terbesar dalam pemasukan pendapatan negara dan destinasi wisata domestik yang sudah dikenal oleh wisatawan mancanegara (wisman) seperti Provinsi Bali, menjadi salah satu keunggulan objek wisata nasional. Wisatawan datang ke Bali bertujuan mencari kesenian yang dipertunjukan seperti tarian, pentas pewayangan hingga galeri lukisan yang terkait dengan tradisi dan budaya, terutama yang masih tradisional. Tujuan wisatawan lainnya mengunjungi objek wisata pantai, hingga produk khas Bali. Perancangan ini diutamakan mengenalkan hingga melestarikan kesenian daerah yang di Sungsung oleh banjar di Desa Kuta, serta merangkul jasa & karya pedagang lokal. Kesenian daerah Kuta yang dipentaskan seperti Tari Kecak dan Sanghyang Jaran, Pewayangan, Tari Topeng, Joget, Barong dan Rangda. Karya yang dimasukan yaitu beberapa kerajinan warga lokal Bangsal Kuta seperti Kano. Bidang jasa yang dimasukan adalah surf guide & fishing tour. Sedangkan untuk kuliner lokal seperti Lawar Bulung (rumput laut) masakan olahan perut ikan dan babi, hingga usaha dagang pakaian hasil produk lokal
PERANCANGAN INTERIOR PUSAT PELAYANAN DAN TERAPI ANAK AUTISME DI KOTA DENPASAR Ni Made Yulistiani; Ni Made Sri Wahyuni Trisna; Ngurah Gede Dwi Mahadipta
Jurnal PATRA Vol 2 No 2 (2020): Jurnal Patra Oktober 2020
Publisher : LPPM Institut Desain dan Bisnis Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35886/patra.v2i2.125

Abstract

Autism spectrum disorder or autism is a disruption circumstance of undeveloped brains affecting patient’s abilities in communicating and social interacting with others. Autism resulted in patient’s misbehaviour and limited patient’s interest. In some cases, some children having difficulties in interacting or communicating; they have their own world and abandoned social environment; therefore, it is called autism spectrum disorder or autism. The fact that some parents have not realized the autism symptoms on their children as well as being late in putting them in particular treatments is due to less inclusive facilities in Bali, particularly in Denpasar City, such as therapies room and other related facilities. An inclusive facility for autism children patients, and designing a room in accordance with the theme and concept taken by Methamorphoo with the concept of the Harmonious Line Of Scandinavian. In this design, some therapy rooms are provided including behavioral therapy including occupational therapy and ABA, speech therapy, physiotherapy therapy, play therapy, swimming therapy, transition classes and self development classes, it is expected this design is able to meet the therapeutic needs for autism children. Keywords: Interior, Autism, Therapy, Design
PERANCANGAN INTERIOR RIVER CLUB DI SAYAN, UBUD I Putu Angga Wijaya; Ngurah Gede Dwi Mahadipta; Ni Made Sri Wahyuni Trisna
Jurnal PATRA Vol 3 No 2 (2021): Jurnal Patra Oktober 2021
Publisher : LPPM Institut Desain dan Bisnis Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35886/patra.v3i2.215

Abstract

Ubud adalah salah satu destinasi wisaya favorit di Bali. Ubud memiliki sumber daya dan keindahan alam potensial yang dapat dikembangkan menjadi industri wisata, contohnya dengan mengelola sungai. Salah satu pengelolaannya dengan mengembangkan sebuah River Club, yang dirancang dengan konsep tidak jauh berbeda dari club pada umumnya, tetapi menawarkan sensasi berbeda karena terletak di pinggir sungai sehingga wisatawan tidak hanya menikmati keindahan alam, namun juga fasilitas yang tersedia dalam club ini. Perancangan interior di River Club di Sayan, Ubud bertujuan agar River Club ini dapat digunakan sebagaitempat hiburan menikmati pesona keindahan alam sungai. Selain itu, dengan perancangan River Club ini akan dapat menciptakan lapangan kerja baru sehingga dapat meningkatkan perekonomian daerah melalui peningkatakan pendapatan daerah tersebut.
Strategi peningkatan kapasitas usaha pada pelaku ekonomi melalui digital marketing Mahadipta, Ngurah Gede Dwi; Pratama, Gede Yudha Anugerah; Prasiani, Ni Komang
Journal of Management and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2024): Journal of Management and Digital Business
Publisher : Nur Science Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53088/jmdb.v4i3.1213

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) are one of the country's key drivers in promoting economic growth. Digital technology development and changes in consumer behaviour require MSME entrepreneurs to enhance their business capacity, particularly in mastering digital marketing. The main objective of this research is to develop strategies for enhancing business capacity among economic players through digital marketing, specifically for MSMEs in the Province of Bali. The method used in this study is descriptive qualitative with a literature review approach. The results indicate that MSME actors in the Province of Bali need to implement strategic steps to face business competition, including gaining more accessible access to capital and financial literacy with the support of relevant stakeholders, producing potential products, determining product branding and pricing, fostering continuous innovation, and enhancing digital marketing skills through content creation, building engagement to foster loyalty, and applying human-centric principles.
Strategi Komunikasi Multikultural dalam Penguatan Karakter Mahasiswa melalui Pengenalan Budaya Bali Pranajaya, I Kadek; Dion Eko Prihandono; Vita Wulansari; Ngurah Gede Dwi Mahadipta

Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/heritage.v13i1.5991

Abstract

Keberagaman budaya Indonesia merupakan kekayaan nasional yang penting untuk diperkenalkan kepada generasi muda guna membangun karakter yang toleran, inklusif, dan nasionalis. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi Modul Nusantara dalam Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) 4 di Institut Desain dan Bisnis Bali (IDB Bali) sebagai upaya mengenalkan budaya Bali dan membangun kesadaran multikultural mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif eksploratif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan Modul Nusantara, yang mencakup kebinekaan, inspirasi, refleksi, dan kontribusi sosial, berhasil memperkenalkan nilai-nilai budaya Bali, termasuk filosofi Tri Hita Karana. Kegiatan kebinekaan memberikan wawasan tentang keragaman budaya, kegiatan inspirasi mendorong mahasiswa untuk belajar dari tokoh-tokoh inspiratif, kegiatan refleksi membantu mahasiswa menginternalisasi nilai-nilai toleransi, dan kontribusi sosial memperkuat empati serta tanggung jawab sosial. Program ini tidak hanya memperkaya wawasan budaya mahasiswa tetapi juga mengembangkan kesadaran nasionalisme dan solidaritas. Kesimpulan menunjukkan bahwa Modul Nusantara adalah model pendidikan multikultural berbasis pengalaman yang relevan untuk diterapkan di institusi lain. Disarankan agar program ini dikembangkan lebih lanjut dengan inovasi seperti pemanfaatan teknologi digital dan evaluasi dampak berkala untuk memastikan keberlanjutannya.
Futuristic Design Based on Sustainable Culture and Creative Economy: Material Technology Innovation in Commercial Buildings Pranajaya, I Kadek; Mahadipta, Ngurah Gede Dwi; Nutrisia Dewi, Ni Made Emmi; Wijaya, Made Eka
International Journal of Engineering, Science and Information Technology Vol 5, No 4 (2025)
Publisher : Malikussaleh University, Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52088/ijesty.v5i4.1371

Abstract

 The integration of futuristic design with sustainable culture and the creative economy offers a transformative paradigm in the development of commercial architecture. This study examines the Dekkson Knowledge Shop as a case study to explore how material technology innovation can address environmental challenges while reinforcing cultural identity and strengthening market competitiveness. Employing a qualitative descriptive method, the research utilizes field observations, in-depth interviews, and documentation analysis to investigate the application of high-performance materials and their interpretation within architectural narratives. The findings highlight that the use of eco-friendly composite panels, fiber-cement boards, and adaptive lighting systems not only enhances energy efficiency and durability but also embeds Balinese cultural values within a futuristic aesthetic framework. A key novelty of this research lies in positioning material technology as a narrative medium that connects modern innovation with cultural sustainability, rather than perceiving it solely as a structural element. This integration enriches user experience, strengthens brand identity, and supports the creative economy by transforming architectural design into a cultural and economic asset. Furthermore, the study proposes a replicable design model for future commercial projects that harmonizes sustainable material innovation with local narratives. The model provides both theoretical contributions to architectural discourse and practical strategies for sustainable design practices applicable in a global context. Through this approach, the research underscores the importance of balancing technological advancement with cultural preservation, thereby establishing commercial architecture as a medium for sustainable innovation, cultural continuity, and economic resilience.
Strategi Komunikasi Multikultural dalam Penguatan Karakter Mahasiswa melalui Pengenalan Budaya Bali Pranajaya, I Kadek; Dion Eko Prihandono; Vita Wulansari; Ngurah Gede Dwi Mahadipta
HERITAGE Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Heritage
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/heritage.v13i1.5991

Abstract

Keberagaman budaya Indonesia merupakan kekayaan nasional yang penting untuk diperkenalkan kepada generasi muda guna membangun karakter yang toleran, inklusif, dan nasionalis. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi Modul Nusantara dalam Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) 4 di Institut Desain dan Bisnis Bali (IDB Bali) sebagai upaya mengenalkan budaya Bali dan membangun kesadaran multikultural mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif eksploratif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan Modul Nusantara, yang mencakup kebinekaan, inspirasi, refleksi, dan kontribusi sosial, berhasil memperkenalkan nilai-nilai budaya Bali, termasuk filosofi Tri Hita Karana. Kegiatan kebinekaan memberikan wawasan tentang keragaman budaya, kegiatan inspirasi mendorong mahasiswa untuk belajar dari tokoh-tokoh inspiratif, kegiatan refleksi membantu mahasiswa menginternalisasi nilai-nilai toleransi, dan kontribusi sosial memperkuat empati serta tanggung jawab sosial. Program ini tidak hanya memperkaya wawasan budaya mahasiswa tetapi juga mengembangkan kesadaran nasionalisme dan solidaritas. Kesimpulan menunjukkan bahwa Modul Nusantara adalah model pendidikan multikultural berbasis pengalaman yang relevan untuk diterapkan di institusi lain. Disarankan agar program ini dikembangkan lebih lanjut dengan inovasi seperti pemanfaatan teknologi digital dan evaluasi dampak berkala untuk memastikan keberlanjutannya.
Bridging Digital Service Gaps: Integrating Chatbots and Product Catalogs in BUMDes Baturiti Sudrajat, Kadek; Cahyono, Irfan; Pratama, Putu Yogi Agustia; Mahadipta, Ngurah Gede Dwi; Wicaksana, GDA; Bohm, Fabian; Lovas, Tibor
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEMBANGUN NEGERI Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEMBANGUN NEGERI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/pkm.v9i2.7843

Abstract

Digital transformation has become an essential driver for improving public service quality in Village-Owned Enterprises (BUMDes). However, many BUMDes still rely on manual information services, resulting in slow responses, limited accessibility, and low visibility of local products. This study addresses these challenges by examining the integrated implementation of chatbot technology and a digital product catalog on the BUMDes Baturiti website. A qualitative single case study approach was employed, involving in-depth interviews, participatory observation, and conversation log analysis conducted from January to June 2025. The findings reveal that chatbot adoption significantly enhances service efficiency through real-time automated responses, while the digital product catalog increases product visibility and market reach. The integration of both technologies reduces service complaints from 10 to 3 cases per month and increases user satisfaction to 85 percent for chatbot features and 80 percent for the product catalog. Key success factors include technological readiness, human resource capacity, stakeholder collaboration, and adequate infrastructure. This study contributes a practical model for digital service innovation in rural economic institutions and demonstrates how integrated digital solutions can strengthen transparency, accountability, and public trust in BUMDes operations.