Ikan gurame (Osphronemus gouramy) memiliki nilai ekonomi tinggi, namun sintasan larvanya masih rendah akibat infeksi patogen dan kondisi lingkungan yang sensitif. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh perendaman larva ikan gurame dengan menggunakan simplisia kunyit (Curcuma domestica) sebagai agen antimikroba alami untuk meningkatkan kesehatan larva. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas tiga perlakuan: kontrol, P1 (30 mg/L simplisia kunyit pada media), dan P2 (30 mg/L pada media serta pakan cacing sutera direndam 1 g/L), masing-masing tiga ulangan. Parameter yang diamati terdiri dari pertumbuhan panjang mutlak, prevalensi jamur, sintasan, dan kualitas air selama empat minggu. Berdasarkan hasil analisis, tidak terdapat perbedaan yang nyata pada pertumbuhan antar perlakuan (P > 0,05). Prevalensi jamur menurun pada P1 (5,16%) dan P2 (4,01%) dibandingkan kontrol (15,71%), menegaskan aktivitas antijamur kunyit. Sintasan berkisar 74,44–82,22% tanpa perbedaan signifikan. Kualitas air tetap dalam kisaran layak. Secara umum, simplisia kunyit efektif menekan jamur tetapi belum meningkatkan pertumbuhan dan sintasan, sehingga diperlukan formulasi yang lebih efisien.
Copyrights © 2026