Kalender tanam merupakan alat penting bagi petani untuk menentukan waktu tanam optimal berdasarkan kondisi iklim dan cuaca. Penelitian ini bertujuan menganalisis persepsi petani padi terhadap penerapan kalender tanam di Desa Rasau Jaya 2, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, data dikumpulkan dari 30 petani padi melalui kuesioner terstruktur yang mengukur aspek kognitif, afektif, dan konatif persepsi. Hasil menunjukkan bahwa secara kognitif, 73,34% petani memahami fungsi kalender tanam. Secara afektif, petani menunjukkan keraguan terhadap kesesuaian iklim lokal (83,34% ragu-ragu) dan potensi peningkatan produksi (96,67% ragu-ragu). Secara konatif, 93,34% petani bersedia merekomendasikan kalender tanam kepada petani lain. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun petani memiliki pengetahuan memadai, keyakinan terhadap manfaat praktis masih rendah, sehingga diperlukan adaptasi spesifik lokasi dan pendampingan penyuluhan berkelanjutan.
Copyrights © 2026