Rendahnya literasi bahasa Indonesia praktis pada pelajar, khususnya dalam keterampilan menyunting teks, masih menjadi permasalahan nyata di lingkungan pendidikan menengah. Banyak pelajar mengalami kesulitan dalam menerapkan kaidah ejaan, memilih diksi yang tepat, serta menyusun kalimat yang efektif dalam berbagai bentuk teks tulis. Kondisi tersebut juga ditemukan pada pelajar MA Nurul Islam Ragang Pamekasan, yang menunjukkan keterbatasan pemahaman dan keterampilan penyuntingan bahasa dalam kegiatan akademik maupun administratif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi bahasa Indonesia praktis pelajar melalui pelatihan penyuntingan dasar yang terstruktur dan aplikatif. Metode pelaksanaan pengabdian meliputi kegiatan pelatihan, pendampingan, dan praktik langsung penyuntingan teks, seperti surat dan laporan sederhana. Subjek kegiatan adalah pelajar MA Nurul Islam Ragang Pamekasan yang dilibatkan secara aktif dalam setiap tahapan kegiatan. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta dalam menyunting ejaan dan tanda baca sesuai kaidah, memperbaiki ketepatan diksi, serta menyusun struktur kalimat yang lebih efektif dan komunikatif. Selain itu, pelajar menunjukkan peningkatan kesadaran berbahasa yang baik dan benar dalam konteks penggunaan bahasa Indonesia praktis. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa pelatihan penyuntingan dasar efektif dalam meningkatkan literasi bahasa Indonesia praktis pada pelajar MA, sehingga kegiatan serupa direkomendasikan untuk dikembangkan dan diterapkan pada satuan pendidikan lainnya.
Copyrights © 2026