Siswa di sekolah dasar masih mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal cerita matematika. Kesulitan siswa terletak pada memahami bahasa matematis dalam soal cerita. Tujuan penelitian ini adalah melakukan analisis faktor-faktor kesulitan siswa memehami kata matematis dalam bahasa soal cerita di sekolah dasar. Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian, siswa kelas tinggi di sekolah dasar di Kabupaten Sumbawa sebanyak 100 siswa. Sedangkan, pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data, yaitu triangulasi sumber data melalui tes, wawancara dan kuisioner. Teknik analisis data secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menemukan faktor-faktor yang mempengaruhi kesulitan siswa dalam bahasa matematis pada penyelesaian soal cerita di sekolah dasar, yaitu karena faktor internal dan eksternal.Faktor internal antara lain: (1) kesulitan memahami dan menerjemahkan kosakata dalam soal, (2) kesulitan menerapkan konsep, prosedur dan penalaran, dan (3) siswa tidak teliti, melakukan tebakan jawaban dan kesulitan soal yang panjang. Sedangkan faktor eksternal, antara lain: (1) guru jarang memberikan soal cerita kepada siswa; (2) lingkungan sekolah yang kurang mendukung tumbuhnya literasi siswa; (3) tidak ada model pembelajaran untuk mendukung siswa memeiliki kemampuan bahasa matematis; dan (4) kurangnya dorongan orang tua untuk mendukung siswa dalam belajar. Temuan ini dapat menjadi bahan refleksi bagi guru, sekolah, dan orang tua. Dengan adanya pemahaman ini, semua pihak dapat lebih proaktif dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan strategi pembelajaran yang tepat. Harapannya, siswa dapat meningkatkan kemampuan bahasa matematis dan keterampilan berpikir logis dalam menyelesaikan soal cerita secara efektif.
Copyrights © 2025