Zainal Abidin
Universitas Pendidikan Mandalika

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa pada Soal Statistika Berstandar Ujian Nasional Melhan Eka Putri Mardatillah; Baiq Rika Ayu Febrilia; Zainal Abidin
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/gauss.v4i1.2501

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kemampuan pemecahan masalah siswa SMAN 1 Lembar dalam menyelesaikan soal statistika berstandar UN berdasarkan tahapan Polya. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan melibatkan 6 siswa kelas XI IPA yang dipilih berdasarkan saran dari guru dan kemampuan awal matematika dengan kategori, yaitu: (1) siswa dengan kategori kemampuan awal matematika rendah, (2) siswa dengan kategori kemampuan awal matematika sedang, dan (3) siswa dengan kategori kemampuan awal matematika tinggi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa dengan kategori kemampuan awal matematika rendah tidak mampu menyelesaikan soal statistika. Siswa dengan kategori kemampuan awal matematika sedang dan siswa pada kategori kemampuan awal matematika tinggi mampu menyelesaiakan soal statistika. Namun, siswa merasa sulit menyelesaikan soal dalam bentuk histogram.
Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Statistika Matematika Siswa SMKN 2 Mataram Emilyawati Febryana Hardiningsih; Masjudin Masjudin; Zainal Abidin; Muksin Salim; Istin Fitriana Aziza
Reflection Journal Vol. 3 No. 1 (2023): June
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/rj.v3i1.1264

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan model Project Based Learning dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah statistika matematika siswa SMK Negeri 2 Mataram. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus, dengan masing-masing siklus terdiri dari tiga kali pertemuan. Prosedur penelitian tindakan kelas pada setiap siklusnya terdiri dari empat tahap, yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) yang berjumlah 36 orang di SMK Negeri 2 Mataram. Sampel penelitian ini adalah kelas X RPL yang menerapkan model pembelajaran project based learning. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes dan lembar observasi siswa dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I, kemampuan pemecahan masalah berada pada kategori cukup dengan pencapaian sebesar 50%. Sementara itu, hasil observasi aktivitas siswa berada pada kategori sangat baik dengan pencapaian sebesar 88,57%. Pada siklus II, hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah berada pada kategori sangat baik dengan pencapaian sebesar 83,3%. Sedangkan hasil observasi aktivitas siswa tetap berada pada kategori sangat baik dengan pencapaian 88,57%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Project Based Learning efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa. Oleh karena itu, diharapkan kepada para guru agar dalam proses pembelajaran dapat menerapkan model pembelajaran Project Based Learning guna meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa. Application of the Project Based Learning Learning Model to Improve the Mathematics Statistics Problem Solving Ability of Students of SMKN 2 Mataram  The purpose of this research is to describe the application of the Project Based Learning model in improving the problem-solving abilities of mathematical statistics students at SMK Negeri 2 Mataram. This research is a classroom action research (PTK) conducted in two cycles, with each cycle consisting of three meetings. The classroom action research procedure in each cycle consists of four stages, namely planning, implementing, observing, and reflecting. The population in this study were 36 students of class X Software Engineering (RPL) at SMK Negeri 2 Mataram. The research sample is class X RPL which applies the project based learning learning model. The instruments used in this study were tests and student and teacher observation sheets. The results showed that in the first cycle, the ability to solve problems was in the sufficient category with an achievement of 50%. Meanwhile, the results of observations of student activity were in the very good category with an achievement of 88.57%. In cycle II, the results showed that the ability to solve problems was in the very good category with an achievement of 83.3%. While the results of observations of student activity remained in the very good category with an achievement of 88.57%. Thus, it can be concluded that the Project Based Learning learning model is effective in improving students' problem solving abilities. Therefore, it is hoped that teachers can apply the Project Based Learning learning model in the learning process to improve students' problem-solving skills
Analisis Faktor-Faktor Kesulitan Siswa Memahami Bahasa Matematis dalam Soal Cerita di Sekolah Dasar Agusfianuddin Agusfian; Zainal Abidin; Ria Saputri
Jurnal Kependidikan Ki Hajar Dewantara Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Kependidikan Ki Hajar Dewantara (Jurnal KHD)
Publisher : Lembaga Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Tunas Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jurnalkhd.v2i2.237

Abstract

Siswa di sekolah dasar masih mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal cerita matematika. Kesulitan siswa terletak pada memahami bahasa matematis dalam soal cerita. Tujuan penelitian ini adalah melakukan analisis faktor-faktor kesulitan siswa memehami kata matematis dalam bahasa soal cerita di sekolah dasar. Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian, siswa kelas tinggi di sekolah dasar di Kabupaten Sumbawa sebanyak 100 siswa. Sedangkan, pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data, yaitu triangulasi sumber data melalui tes, wawancara dan kuisioner. Teknik analisis data secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menemukan faktor-faktor yang mempengaruhi kesulitan siswa dalam bahasa matematis pada penyelesaian soal cerita di sekolah dasar, yaitu karena faktor internal dan eksternal.Faktor internal antara lain: (1) kesulitan memahami dan menerjemahkan kosakata dalam soal, (2) kesulitan menerapkan konsep, prosedur dan penalaran, dan (3) siswa tidak teliti, melakukan tebakan jawaban dan kesulitan soal yang panjang. Sedangkan faktor eksternal, antara lain: (1) guru jarang memberikan soal cerita kepada siswa; (2) lingkungan sekolah yang kurang mendukung tumbuhnya literasi siswa; (3) tidak ada model pembelajaran untuk mendukung siswa memeiliki kemampuan bahasa matematis; dan (4) kurangnya dorongan orang tua untuk mendukung siswa dalam belajar. Temuan ini dapat menjadi bahan refleksi bagi guru, sekolah, dan orang tua. Dengan adanya pemahaman ini, semua pihak dapat lebih proaktif dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan strategi pembelajaran yang tepat. Harapannya, siswa dapat meningkatkan kemampuan bahasa matematis dan keterampilan berpikir logis dalam menyelesaikan soal cerita secara efektif.