Penelitian ini mengkaji implementasi kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam lingkungan pembelajaran daring di sekolah menengah Indonesia. Seiring dengan peralihan cepat ke pendidikan daring akibat pandemi COVID-19, penelitian kualitatif ini menyelidiki tantangan, strategi, dan peluang yang dihadapi oleh pendidik dan administrator PAI. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan lima informan kunci, termasuk guru PAI, administrator sekolah, dan ahli pendidikan. Studi ini mengidentifikasi beberapa tantangan dalam implementasi kurikulum PAI secara daring, termasuk hambatan teknologi, literasi digital yang terbatas, dan kesulitan dalam mempertahankan keterlibatan siswa. Namun, penelitian ini juga menyoroti strategi kreatif yang diterapkan oleh pendidik, seperti penggunaan sumber daya multimedia, platform interaktif, dan pendekatan pembelajaran yang dipersonalisasi. Selain itu, studi ini membahas pentingnya menjaga relevansi budaya dan agama PAI dalam lingkungan daring dan mengidentifikasi peluang inovasi, termasuk perluasan akses terhadap pendidikan agama dan integrasi alat digital baru. Temuan ini memberikan wawasan berharga untuk meningkatkan penyampaian PAI dalam lingkungan pembelajaran daring dan menginformasikan praktik pendidikan di masa depan dalam studi agama.
Copyrights © 2026