Penurunan capaian numerasi serta meningkatnya pemanfaatan AI di sekolah menuntut inovasi pembelajaran yang efektif. Penelitian ini bertujuan menilai sejauh mana ChatGPT mempermudah pemahaman matematika siswa SMA serta mengidentifikasi faktor-faktor penentunya. Metode yang digunakan : (1) eksperimen kuasi desain PreTest–PostTest dan (2) survei kuantitatif dengan PLS-SEM melibatkan 312 siswa dari 10 SMA di Karesidenan Surakarta. Instrumen Likert mengukur tiga konstruk eksogen kemudahan akses, ketepatan solusi, dan frekuensi penggunaan , serta konstruk endogen kemudahan matematika/numerasi. Hasil menunjukkan peningkatan bermakna dari pretest (=5,33) ke posttest (=7,78; p<0,001) dengan ukuran efek sangat besar (Cohen’s d=1,35). Evaluasi model pengukuran memenuhi validitas dan reliabilitas pada model struktural, Solution Accuracy (β=0,537) dan Frequency (β=0,231) berpengaruh positif signifikan terhadap kemudahan numerasi dengan nilai koefisien jalur lebih dari 0,2. Nilai koefisien determinasi R2=0,473 menunjukkan daya prediksi yang baik sekitar 47% variansi Numerasi dijelaskan oleh Solution Accuracy dan Frequency dalam model. Disimpulkan, ChatGPT efektif terutama ketika menghasilkan solusi akurat dan digunakan secara konsisten; implikasinya meliputi penguatan prompting, verifikasi langkah, serta penjadwalan latihan terstruktur agar manfaat AI terkonversi menjadi kemudahan belajar berkelanjutan.
Copyrights © 2025