Pekerjaan freelance lebih di minati karena seorang pekerja freelance yang bekerja secara remote working harus memiliki skill dan ability yang tanpa memandang gelar pendidikan atau akademik, dalam beberapa tahun terakhir, pekerja freelance atau pekerja lepas telah mengalami pertumbuhan yang signifikan di Indonesia. Freelancer sering dianggap sebagai wirausaha (entrepreneur), karena keduanya bekerja mandiri, menawarkan jasa atau produk, dan berusaha untuk mendapatkan keuntungan dari kegiatan tersebut. Perbedaan utamanya terletak pada skala dan kepemilikan bisnis, di mana wirausaha cenderung memiliki bisnis yang lebih besar dan lebih formal, sementara freelancer lebih fokus pada pekerjaan lepas dengan proyek yang lebih kecil. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif berdasarkan informasi statistik, dengan olah data menggunakan SPSS versi 25. Dengan sampel sebanyak 30 responden. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Peran Pola Pikir Kewirausahaan (Entrepreneurial Mindset) dan Kompetensi SDM sebagai Faktor Penentu dalam Meningkatkan Motivasi Kewirausahaan pada Komunitas Freelancer di Bandung. Dimana hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pola pikir kewirausahaan dan kompetensi secara signifikan berpengaruh langsung secara mandiri dan secara bersama-sama pada motivasi kewirausahaan. Kata Kunci: Manajemen Sumber Daya Manusia, Entrepreneurial Mindset, Kompetensi SDM, Motivasi Kewirausahaan
Copyrights © 2025