Banyak individu mengalami kendala finansial dalam membeli sepeda motor baru sehingga memilih motor bekas sebagai alternatif. Untuk membantu proses pemilihan yang tepat, dikembangkan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) menggunakan metode prototype dan Analytical Hierarchy Process (AHP). Metode AHP digunakan karena mampu menyelesaikan pengambilan keputusan yang kompleks melalui pendekatan hierarki dan perbandingan berpasangan. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa kriteria harga memiliki bobot tertinggi sebesar 40%, diikuti oleh kapasitas mesin sebesar 30%, dan tahun kendaraan sebesar 30%. Nilai Consistency Ratio (CR) berada di bawah 0,1, yang menandakan bahwa perbandingan antar kriteria bersifat konsisten. Evaluasi sistem menggunakan standar ISO 25010 menunjukkan bahwa SPK memenuhi aspek fungsionalitas, keandalan, dan kemudahan penggunaan, dengan tingkat kepuasan pengguna sebesar 83,3%. Dengan demikian, sistem yang dikembangkan terbukti layak dan efektif dalam membantu proses pengambilan keputusan pemilihan sepeda motor bekas.
Copyrights © 2025