Diabetes melitus dengan obesitas merupakan salah satu tantangan kesehatan didunia, yang angka kejadiannya terus meningkat,, termasuk Indonesia. Penanganan diabetes melitus meliputi obat-obatan, perubahan gaya hidup, dan bedah bariatrik yang memiliki efek samping, sehingga, diperlukan alternatif menggunakan daun bambu yang mengandung antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas teh daun bambu terhadap gula darah puasa tikus dalam penanganan diabetes melitus dengan obesitas. Penelitian ini bersifat eksperimental dengan melibatkan 30 ekor tikus yang dibagi menjadi lima kelompok yaitu K-, K+ (metformin 9 mg/200g BB), dan tiga kelompok perlakuan teh daun bambu (300, 600, dan 900 mg/200g BB). Kadar glukosa diukur menggunakan metode GOD-PAP. Hasil penelitian menunjukkan kadar gula darah puasa mengalami penurunan secara signifikan (p<0,001). Penurunan tertinggi terdapat pada P3 (900 mg/200 g BB) yaitu sebesar 178,58 mg/dl dan terendah pada P1 (300 mg/200g BB) yaitu 134,77 mg/dl. Kesimpulan dari penelitian ini adalah teh daun bambu terbukti efektif dalam menangani diabetes melitus dengan obesitas, serta berpotensi menjadi pengobatan alami.
Copyrights © 2025