Dalam era digital saat ini, program talkshow di televisi dituntut untuk terus berinovasi agar tetap diminati. Salah satu kunci keberhasilannya adalah strategi kreatif dari tim produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan strategi kreatif diterapkan dalam proses produksi program “Dua Sisi” di TvOne. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung terhadap proses produksi, wawancara, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kreatif dilakukan secara terstruktur, mengikuti tahapan teori kreativitas Graham Wallas, yaitu dari tahap persiapan, inkubasi, iluminasi, dan verifikasi. Tim produksi memilih tema yang relevan dan memancing perbedaan sudut pandang, mencari narasumber yang mampu berargumen secara berimbang, serta menyusun alur diskusi yang menarik dan dinamis. Sejak program beralih ke format debat pro dan kontra pada awal 2025, tim menghadapi tantangan dalam menjaga keseimbangan opini dan memilih isu yang menuai polemik. Namun, melalui kolaborasi tim dan perencanaan yang matang, kualitas tayangan tetap terjaga. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi kreatif yang efektif dapat meningkatkan daya saing dan mempertahankan keberadaan program talkshow di tengah perubahan lanskap media.
Copyrights © 2025