Fenomena kehamilan di luar nikah (NBA) pada remaja menjadi salah satu tantangan serius dalam kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat di Kabupaten Aceh Timur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi Islam yang diterapkan oleh orang tua dalam mencegah terjadinya pernikahan akibat NBA pada kalangan remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan orang tua, tokoh agama, dan remaja, serta observasi partisipatif di lingkungan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi Islam yang efektif—berbasis pada prinsip amar ma'ruf nahi mungkar, keteladanan, kasih sayang, dan dialog terbuka—memiliki peran penting dalam membentuk kesadaran remaja terhadap nilai-nilai moral dan agama. Namun, masih terdapat kendala berupa kurangnya keterampilan komunikasi orang tua, pengaruh media sosial, serta minimnya pendampingan spiritual secara berkelanjutan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan peran keluarga, lembaga pendidikan, dan tokoh agama dalam membangun sinergi komunikasi Islam yang lebih holistik untuk pencegahan NBA di kalangan remaja.
Copyrights © 2025