Penelitian ini membahas dinamika pelaksanaan kebijakan harga gabah oleh pemerintah pusat di Kabupaten Kolaka. Kebijakan harga gabah merupakan upaya strategis pemerintah untuk menjaga stabilitas harga dan kesejahteraan petani sebagai produsen utama beras, yang merupakan bahan pangan pokok masyarakat Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami secara mendalam proses pelaksanaan kebijakan harga gabah, tantangan yang dihadapi, serta faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas kebijakan tersebut di tingkat daerah. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan informan kunci seperti pejabat pemerintah daerah, petani, dan pelaku pasar gabah, serta observasi lapangan dan dokumentasi terkait kebijakan harga gabah. Analisis data dilakukan secara tematik dengan pengkodean sistematis untuk mengidentifikasi pola dan tema utama yang muncul dari data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kebijakan harga gabah di Kabupaten Kolaka dipengaruhi oleh ketidaksesuaian harga pembelian pemerintah dengan harga pasar lokal, kendala koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah, serta keterbatasan infrastruktur distribusi. Selain itu, faktor eksternal seperti perubahan iklim dan keterbatasan akses petani terhadap informasi dan teknologi turut mempengaruhi dinamika pelaksanaan kebijakan. Penelitian ini menekankan pentingnya pendekatan holistik dan partisipatif, penguatan koordinasi, penyederhanaan prosedur, serta pemberdayaan petani untuk meningkatkan efektivitas kebijakan harga gabah dan mendukung ketahanan pangan yang berkelanjutan.
Copyrights © 2025