Penelitian ini membahas tantangan etis yang terkait dengan penerapan asesmen autentik di sekolah dasar, dengan fokus pada tiga isu utama: perlindungan privasi siswa, keadilan dalam penilaian, dan transparansi dalam proses asesmen. Meskipun asesmen autentik menawarkan potensi besar untuk menggambarkan kemampuan siswa dalam konteks dunia nyata, ia juga menghadirkan tantangan yang memerlukan perhatian serius agar dapat dilaksanakan dengan cara yang etis dan adil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan data pribadi siswa harus menjadi prioritas utama, sementara keadilan dalam penilaian dapat terancam oleh bias yang tidak disadari dari guru. Transparansi dalam kriteria penilaian sangat penting untuk membangun kepercayaan antara guru, siswa, dan orang tua. Penelitian ini juga menekankan pentingnya pelatihan guru, kebijakan yang jelas, serta evaluasi berkelanjutan untuk mengatasi tantangan-tantangan etis tersebut. Dengan pendekatan yang tepat, asesmen autentik dapat memberikan manfaat signifikan dalam mendukung perkembangan siswa secara holistik dan adil.
Copyrights © 2025