Konsep pendidikan nilai adalah isu krusial dalam studi filsafat pendidikan karena berkaitan erat dengan pembentukan karakter dan arah hidup peserta didik. Seyyed Hossein Nasr dan John Dewey merupakan dua pemikir yang memiliki pandangan unik dalam mendefinisikan pendidikan nilai berdasarkan latar belakang filosofis masing-masing. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pemikiran kedua tokoh tersebut mengenai pendidikan nilai, tanpa membandingkan satu dengan yang lainnya. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif, yaitu dengan menganalisis karya asli dan literatur pendukung yang membahas pandangan Nasr dan Dewey secara terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nasr menyoroti pendidikan nilai yang berlandaskan pada spiritualitas, tradisi keagamaan, dan metafisika Islam, di mana tujuan pendidikan adalah untuk mengarahkan manusia kembali pada kenyataan ilahi. Di sisi lain, Dewey menekankan nilai sebagai hasil dari proses pengalaman sosial, yang terbentuk melalui interaksi individu dalam kehidupan masyarakat yang demokratis. Pemikiran kedua tokoh ini mencerminkan kekayaan perspektif dalam memahami pendidikan nilai, serta dapat menjadi dasar untuk mengembangkan pendekatan pendidikan yang seimbang antara dimensi spiritual dan sosial.
Copyrights © 2025