Kenaikan tekanan darah melebih angka normal yang disebut dengan hipertensi , merupakan 10 penyakit tertinggi dimana tekanan darah sistolik dan diastolik diatas angka normal, penyakit ini dapat menyebabkan terganggunya organ lain dalam tubuh seperti jantung, diabetes, gagal ginjal, dan stroke, yang mengakibatkan terganggunya kualitas hidup, hubungan sosial, fisik, spikologis bahkan ekologis. Apabila tidak ditangani secara tepat, hipertensi berpotensi menyebabkan kematian. Salah satu metode penanganan non-farmakologis yang aman dan efektif adalah terapi komplementer. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terapi relaksasi Benson yang dikombinasikan dengan larutan garam serai sebagai rendaman kaki terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di Klinik Rawat Inap Anugrah, Sidoarjo. Desain penelitian menggunakan pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest, dengan jumlah sampel sebanyak 32 responden yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan uji Paired t-test. Berdasarkan hasil penelitian, tekanan darah sistolik rata-rata sebelum dilakukan intervensi terapi tercatat sebesar 147 mmHg, sedangkan tekanan darah diastolik sebesar 93 mmHg. Setelah menjalani terapi selama tiga hari berturut-turut, terjadi penurunan tekanan darah dengan rerata sistolik menjadi 126 mmHg dan diastolik menjadi 80 mmHg. Analisis statistik menunjukkan nilai p < 0,05, yang berarti hipotesis alternatif (H1) diterima. Dari temuan ini dapat disimpulkan bahwa penerapan teknik relaksasi Benson yang dipadukan dengan larutan garam serai efektif dalam menurunkan tekanan darah pada individu dengan hipertensi. Terapi ini dianjurkan karena biayanya terjangkau, dapat dilakukan secara mandiri, dan aman untuk digunakan oleh penderita hipertensi
Copyrights © 2025