Penenlitian ini dilaksanakan untuk mencapai tiga tujuan utama: pertama, mengukur kemampuan berhitung anak usia 5-6 tahun di KB/TK Al-Hayat Krian-Sidoarjo. Kedua, menguraikan upaya peningkatan kemampuan berhitung mereka melalui implementasi permainan tradisional congklak. Dan ketiga, mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung serta menghambat upaya tersebut. Penelitian ini mengadopsi metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dengan data yang diperoleh dari tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, evaluasi, dan refleksi. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan berhitung anak, dari 22% pada siklus I menjadi 44% pada siklus II, meski belum sepenuhnya mencapai target yang ditetapkan. Lebih lanjut, penelitian ini menegaskan bahwa permainan congklak secara substansial memengaruhi minat anak pada permainan tradisional. Selain itu, congklak terbukti sangat berperan dalam perkembangan anak, tidak hanya dalam meningkatkan kemampuan berhitung, tetapi juga dalam mengolah emosi, mendorong semangat bersaing secara sehat, dan membiasakan diri untuk saling mengingatkan sesuai kesepakatan aturan permainan.
Copyrights © 2025