Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf pada anak usia dini melalui metode bermain dengan media menyusun kartu huruf. Subjek penelitian adalah 15 anak di kelas B–5 TKIT Al-Muwahhidiin Panciro, Gowa, Sulawesi Selatan, yang berusia 5–6 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilakukan dalam dua siklus yaitu kegiatan siklus I dan kegiatan perbaikan disiklus II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media kartu huruf secara aktif dan menarik mampu meningkatkan kemampuan anak dalam mengenal huruf, menyebutkan bunyi huruf, serta membedakan huruf-huruf yang mirip bentuknya seperti ‘b’ dan ‘d’, ‘p’ dan ‘q’, serta ‘m’ dan ‘n’. Peningkatan signifikan terlihat pada siklus II, di mana 87% anak mampu mengenal dan menyebutkan huruf dengan benar. Adapun faktor penghabat penelitian tersebut baik dari dalam (internal) dan faktor dari luar (eksternal) ialah keterbatasan waktu didalam melakukan kegiatan, serta kurangnya dukungan dari orang tua didalam melakukan pengulangan pembelajaran di rumah. Dan adapunbeberapa Faktor pendukung dalam keberhasilan penelitian tersebut meliputi ketersediaan media pembelajaran, peran aktif guru, serta antusiasme anak didalam mengikuti kegiatan. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis permainan yang melibatkan aspek visual dan motorik mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan bermakna. Oleh karena itu, metode ini layak dijadikan sebagai alternatif strategi pengajaran literasi awal di jenjang pendidikan anak usia dini.
Copyrights © 2025