Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi mineralogi batuan dan distribusi kadar nikel (Ni) pada zona laterit endapan nikel di daerah Tonggini Pomala, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, sebagai dasar untuk menentukan zona pengayaan nikel yang prospektif untuk eksplorasi. Metode Penelitian : Sampel batuan dikumpulkan dari tiga zona laterit: top soil, limonit, dan saprolit. Analisis dilakukan menggunakan tiga metode: analisis petrografi untuk mengidentifikasi tekstur mineral, XRD (X-Ray Diffraction) untuk menentukan jenis mineral, dan XRF (X-Ray Fluorescence) untuk mengetahui kadar unsur kimia, khususnya Ni, pada tiap zona. Hasil : Hasil menunjukkan bahwa top soil didominasi mineral kuarsa, kaolinit, dan biotit dengan kadar Ni sebesar 0,3%. Zona limonit mengandung mineral olivin, kuarsa, hematit, magnetit, dan kromit dengan kadar Ni 1,31%. Zona saprolit mengandung serpentin, olivin, garnierit, dan kuarsa dengan kadar Ni tertinggi sebesar 1,86%. Zona ini diidentifikasi sebagai zona pengayaan nikel. Kesimpulan : Zona saprolit merupakan zona paling prospektif untuk penambangan nikel laterit karena mengandung mineral pembawa Ni dan memiliki kadar tertinggi. Kombinasi analisis mikroskopis dan kimia memberikan informasi penting dalam menentukan distribusi dan potensi zona laterit.
Copyrights © 2025