Penanaman nilai-nilai budaya sejak usia dini sangat penting dalam membentuk karakter dan identitas anak. Salah satu bentuk budaya yang dapat diperkenalkan adalah pakaian adat Melayu. Pakaian ini bukan hanya sekadar pelindung tubuh, tetapi juga mengandung nilai-nilai sopan santun, kesopanan, dan penghormatan terhadap tradisi. Anak usia dini berada pada masa peka untuk menerima berbagai stimulasi, termasuk pengenalan budaya melalui cara berpakaian. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna dan fungsi pakaian Melayu serta bagaimana penerapannya dalam proses pembelajaran di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Metode yang digunakan adalah library research dengan menelaah berbagai sumber, termasuk manuskrip klasik Melayu dan artikel ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pakaian Melayu dapat dimanfaatkan sebagai media untuk menanamkan nilai-nilai budaya dan karakter anak secara menyenangkan dan kontekstual. Dengan memasukkan unsur budaya lokal ke dalam kegiatan pembelajaran di PAUD, seperti bermain peran, menggambar, atau mengenakan baju adat pada hari budaya, anak-anak dapat tumbuh dengan rasa cinta terhadap budaya sendiri serta mengenal jati dirinya sejak dini.
Copyrights © 2025