Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji darurat krisis moral di kalangan remaja Muslim serta peran pendidikan Islam dalam menanggulangi dekadensi akhlak. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, dilaksanakan di Pondok Pesantren Khoiru Ummah, Maluku. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi partisipatif, dokumentasi, dan analisis audio. Data dianalisis menggunakan model interaktif tiga tahap Miles dan Huberman, dengan pemeriksaan keabsahan melalui triangulasi sumber, metode, dan pengamat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa krisis moral remaja Muslim dipengaruhi oleh lingkungan sosial dan teknologi, serta pendidikan Islam berperan penting dalam pembentukan karakter melalui pembelajaran kognitif, afektif, dan internalisasi nilai. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model pendidikan Islam yang adaptif dan inovatif sebagai solusi efektif dalam menghadapi tantangan moral generasi muda.
Copyrights © 2025