Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan utama dan merumuskan solusi strategis dalam penerapan pendidikan inklusi di tingkat sekolah dasar melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR) terhadap berbagai publikasi ilmiah dalam satu dekade terakhir. Hasil kajian mengidentifikasi tiga tantangan utama yang saling terkait, yaitu keterbatasan alokasi anggaran pendidikan inklusi, rendahnya kompetensi pedagogis dan psikologis guru dalam menangani anak berkebutuhan khusus (ABK), serta rendahnya tingkat penerimaan dan pemahaman masyarakat terhadap konsep inklusi sebagai pendekatan pendidikan yang setara dan nondiskriminatif. Analisis juga menunjukkan bahwa kebijakan yang ada belum sepenuhnya terintegrasi secara efektif antara aspek regulasi, praktik di lapangan, dan dukungan lintas sektor. Sebagai kontribusi baru, penelitian ini menawarkan sejumlah rekomendasi strategis, yaitu peningkatan alokasi anggaran khusus untuk pendidikan inklusi, pengembangan program pelatihan guru yang berkelanjutan dan berbasis kebutuhan, serta kampanye edukasi publik yang masif dan terarah guna meningkatkan kesadaran dan dukungan masyarakat terhadap keberadaan ABK di lingkungan sekolah umum. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan kebijakan pendidikan inklusif yang lebih komprehensif, terstruktur, dan berkelanjutan, serta mendorong terciptanya lingkungan belajar yang ramah, adil, dan adaptif bagi seluruh peserta didik di Indonesia.
Copyrights © 2025