Era platform digital telah mentransformasi pola konsumsi musik global, dari sistem distribusi konvensional menuju mekanisme berbasis algoritma dan metrik performatif. Penelitian ini bertujuan untuk memahami tren musik global melalui eksplorasi data dari Spotify sebagai platform streaming dominan. Data sekunder diambil dari Kaggle dengan judul “Most Streamed Spotify Songs”, yang dianalisis menggunakan pendekatan eksploratif kuantitatif berbasis Python dan Library Pandas melalui Google Colaboratory. Hasil analisis menunjukkan bahwa dominasi lagu dan artis tertentu dalam Spotify sangat dipengaruhi oleh eksposur dalam playlist, playlist reach, serta sistem kurasi algoritmik. Distribusi data memperlihatkan adanya fenomena long tail, di mana sebagian besar atensi pengguna terpusat pada segelintir lagu. Korelasi kuat antara Track Score, jumlah streaming, dan playlist reach menegaskan pentingnya jaringan distribusi algoritma dalam membentuk visibilitas dan kesuksesan musikal. Studi ini menyimpulkan bahwa Spotify tidak hanya mencerminkan selera publik, tetapi juga secara aktif membentuknya melalui logika teknologis yang kompleks, termasuk dalam konteks lokal seperti Indonesia dan Asia Tenggara. Dengan demikian, penelitian ini memperkaya kajian komunikasi digital dan budaya populer dalam era platformisasi musik.
Copyrights © 2025