Penelitian ini didasari oleh hasil observasi awal di SMKN 1 Buduran pada Februari 2025 terhadap siswa kelas XI Industri 1 pada mata pelajaran Table Service, yang menunjukkan bahwa hanya 44% siswa mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) 75 pada sub-materi American Service. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan hasil belajar dan keterampilan kolaborasi siswa melalui penerapan model pembelajaran Connecting, Organizing, Reflecting, Extending (CORE). Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) dengan dua siklus, melibatkan 35 siswa yang dipilih melalui purposive sampling. Siklus I berfokus pada materi Russian Service dan siklus II pada French Service. Hasil penelitian menunjukkan ketuntasan belajar meningkat dari 57,1% pada siklus I menjadi 80,0% pada siklus II. Keterampilan kolaborasi siswa juga meningkat, dengan persentase kategori "Sangat Baik" dari 18% pada siklus I menjadi 27% pada siklus II. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa model pembelajaran CORE efektif meningkatkan hasil belajar dan keterampilan kolaborasi siswa kelas XI Industri 1 pada mata pelajaran Table Service di SMKN 1 Buduran
Copyrights © 2025