Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan Badan Layanan Umum (BLU) pada Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun dalam mencapai target penerimaan non-APBN melalui pendekatan deskriptif kuantitatif. Menggunakan data laporan keuangan sekunder dari tahun 2016 hingga 2020, penelitian ini mengevaluasi kinerja keuangan PPI dengan mengukur delapan rasio keuangan yang mencakup rasio kas, rasio lancar, periode penagihan piutang, perputaran aset tetap, return on fixed assets, return on equity, perputaran persediaan, dan rasio PNBP terhadap biaya operasional. Hasil analisis menunjukkan bahwa skor kinerja keuangan PPI selama periode tersebut berada dalam kategori “sedang”, dengan fluktuasi skor yang mencerminkan tantangan dalam mencapai efisiensi dan keseimbangan keuangan yang optimal. Meskipun terdapat perbaikan pada beberapa indikator, pengelolaan aset dan surplus finansial masih menjadi aspek yang perlu diperbaiki untuk mendukung keberlanjutan pelayanan dan pengelolaan keuangan yang lebih efektif.
Copyrights © 2025