Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran konten YouTube Cap Capung dalam membangun literasi digital masyarakat melalui pendekatan komunikasi pembangunan. Sebagai saluran media kreatif berbasis visual dan naratif, Cap Capung menghadirkan konten yang membahas isu-isu pertanian peternakan dan budidaya dengan pendekatan populer namun sarat makna edukatif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, serta teknik pengumpulan data melalui observasi konten, dan analisis isi tematik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten Cap Capung berperan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya literasi digital, khususnya dalam hal etika bermedia sosial, berpikir kritis terhadap informasi, dan penggunaan teknologi secara bijak. Pendekatan kreatif seperti storytelling, humor, dan visualisasi budaya lokal turut memperkuat penyampaian pesan pembangunan dalam bentuk yang mudah dipahami oleh berbagai kalangan. konten tersebut berperan signifikan dalam membangun literasi digital dan komunikasi pembangunan di sektor pertanian dan perikanan. Video ini mengangkat narasi inspiratif tentang transformasi sosial-ekonomi Pak satrianta menjadi pembudi dayapadi dan ikan (Mina Padi) yang memberdayakan masyarakat desa dengan memanfaatkan sumber daya lokal secara berkelanjutan.Temuan ini menegaskan bahwa media digital nonformal seperti YouTube dapat menjadi agen penting dalam komunikasi pembangunan, asalkan dikemas dengan narasi yang kontekstual, inklusif, dan partisipatif.
Copyrights © 2025