Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan guru pendidikan khusus dalam memanfaatkan teknologi digital untuk pembelajaran inklusif di era society 5.0. Era ini menuntut integrasi antara kemajuan teknologi dan pendekatan humanistik dalam pendidikan, khususnya dalam mendukung peserta didik berkebutuhan khusus. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun para guru telah memiliki kesadaran akan pentingnya teknologi, keterampilan teknis dan pedagogis mereka masih bervariasi. Faktor seperti akses infrastruktur, pelatihan yang tidak kontekstual, serta minimnya dukungan kelembagaan turut memengaruhi kesiapan tersebut. Penelitian ini merekomendasikan adanya pelatihan berkelanjutan yang spesifik dan dukungan sistemik dari berbagai pihak untuk memperkuat kompetensi digital guru pendidikan khusus. Kesimpulannya, kesiapan guru masih perlu ditingkatkan secara menyeluruh agar pembelajaran inklusif berbasis teknologi dapat berjalan secara optimal di era 5.0..
Copyrights © 2025