Besarnya permodalan bank syariah dipengaruhi atas kemampuan bank dalam pemenuhan Kewajiban Pemenuhan Modal Minimum (KPMM). Standaryang ditetapkan oleh Bank Indonesia tentang penyediaan modal minimum ini yaitu sebesar 8%. Rasio Capital Adequacy Ratio (CAR) ini digunakanuntuk mengukur seberapa kuat permodalan bank menutupi risiko (risiko kredit, risiko operasional dan risiko pasar) yang ada pada suatu bank. Padaperiode 2021, rasio permodalan PT. BPR Mangatur Ganda Sei Suka sebesar 29,18%, pada tahun 2022, rasio permodalan PT. BPR Mangatur Ganda Sei Suka 21,94% menurun dari tahun sebelumnya, dan pada tahun 2023, rasio permodalan PT. BPR Mangatur Ganda Sei Suka mencapai 24%meningkat dari tahun sebelumnya. Hal ini membuktikan bahwa PT. BPR Mangatur Ganda Sei Suka memiliki modal yang cukup untuk menutup segala risiko pasar, risiko kredit dan risiko operasional. Meskipun CAR berada diatas batas maximum yang ditetapkan oleh Bank Indonesia yaitu maximum sebesar 8%, namun bank harus tetap berusaha agar CAR bank tidak menurun hingga batas maksimum yang telah ditentukan oleh Bank Indonesia dengan penambahan modal bila ingin menambah jumlah kredit yang diberikan, maka dari itu tingkat penialian CAR dalam kategori sehat.
Copyrights © 2025