Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh sikap, beban kerja, dan jaminan sosial terhadap kinerja karyawan pada PT. Federal International Finance (FIF) Group Kota Bengkulu. Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya pengelolaan sumber daya manusia dalam meningkatkan produktivitas dan efektivitas perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Jenis penelitian ini adalah eksplanatori. Populasi penelitian ini adalah seluruh karyawan tetap PT. FIF Group Kota Bengkulu sebanyak 35 orang, menggunakan teknik sampling jenuh. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner tertutup skala Likert, serta didukung oleh observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode analisis data dalam penelitian ini meliputi: uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik (normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas), analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²). Hasil uji validitas dan reliabilitas menunjukkan bahwa seluruh instrumen yang digunakan dinyatakan valid dan reliabel. Hasil uji asumsi klasik menunjukkan bahwa data berdistribusi normal, bebas dari gejala multikolinearitas, dan tidak terjadi heteroskedastisitas. Hasil analisis regresi linear berganda menghasilkan persamaan: Y = 6,217 + 0,355X1 + 0,400X2 + 0,764X3 Secara parsial, variabel sikap (X1) tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan (signifikansi = 0,081 > 0,05), sementara beban kerja (X2) (signifikansi = 0,014<0,05) dan jaminan sosial (X3) (signifikansi = 0,001<0,05) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja. Secara simultan, ketiga variabel memberikan pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan (uji F = 23,676 dengan p-value signifikansi = 0,001 < 0,05). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,696 menunjukkan bahwa 63% variasi dalam kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh ketiga variabel bebas, sedangkan sisanya 37,6% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa beban kerja dan jaminan sosial merupakan dua faktor utama yang secara nyata dan signifikan mempengaruhi kinerja karyawan. Sedangkan variabel sikap, meskipun penting secara teoritis, tidak menunjukkan pengaruh signifikan secara statistik dalam penelitian ini
Copyrights © 2025