Konfusianisme, yang berasal dari ajaran Konfusius (551-479 SM), merupakan sistem filsafat dan kepercayaan yang telah membentuk budaya dan moral masyarakat Tionghoa serta negara-negara Asia Timur. Ajaran ini menekankan harmoni sosial, etika, dan kebajikan melalui nilai-nilai seperti kebenaran (Yi), cinta kasih (Ren), kesusilaan (Li), kebijaksanaan (Zhi), dan kepercayaan (Xin), yang tercermin dalam kitab-kitab suci seperti Shi Shu dan Wu Jing. Meskipun dianggap menghambat kehidupan di masa lalu, Konfusianisme tetap relevan di era modern. Penulisan ini bertujuan memaparkan sejarah, ajaran, mengeksplorasi esensi Konfusianisme, pengaruhnya terhadap kehidupan sosial dan politik, serta relevansinya dalam konteks modern. Tulisan ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan kepustakaan (Library Research). Sehingga mendapatkan kesimpulan bahwa Konfusianisme tetap menjadi panduan moral yang relevan, mendorong kesejahteraan kolektif dan etika kepemimpinan, meskipun memerlukan adaptasi untuk mengatasi dinamika global seperti transparansi dan akuntabilitas dalam tata kelola.
Copyrights © 2025