Penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) pada proyek konstruksi di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan meskipun regulasi yang mengatur K3 telah ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan K3, menganalisis faktor penghambat penerapan K3, dan mengetahui pengaruh penerapan K3 terhadap kecelakaan kerja pada proyek konstruksi di Indonesia melalui pendekatan meta-analisis. Metode yang digunakan adalah meta-analisis dengan mengkaji delapan artikel ilmiah yang dipublikasikan pada rentang tahun 2020-2025. Hasil meta-analisis menunjukkan bahwa faktor utama yang mempengaruhi penerapan K3 adalah pelaksanaan sistem manajemen K3 (37%), kondisi dan lingkungan kerja (30%), dan keterlibatan pekerja (26%). Faktor penghambat utama penerapan K3 meliputi kurangnya pelatihan K3 (37%), tidak adanya anggaran untuk K3 (30%), dan kurangnya kepedulian pekerja (25%). Analisis regresi menunjukkan adanya pengaruh signifikan antara pemenuhan peraturan perundangan (β=0.423, p<0.001), komitmen kebijakan K3 (β=0.346, p=0.002), dan faktor manusia (β=0.377, p<0.001) terhadap tingkat kecelakaan kerja. Sebagai upaya meningkatkan penerapan K3, direkomendasikan untuk melakukan pelatihan K3 secara berkala, meningkatkan pengawasan, menyediakan Alat Pelindung Diri (APD) yang memadai, dan melakukan sosialisasi kebijakan K3 secara komprehensif
Copyrights © 2025