Analisis regresi spasial merupakan hasil pengembangan dari metode regresi linier klasik yang dilakukan dengan tujuan mempertimbangkan terdapat pengaruh lokasi atau spasial pada data yang dianalisis. Analisis regresi spasial tersebut dapat digunakan jika terindeks autokorelasi spasial antar daerah. Aurokorelasi spasial tersebut dapat diuji menggunakan Moran’s l. Pada penelitian ini akan dibentuk model untuk menentukan faktor-faktor yang mempengaruhi Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Provinsi Jawa Timur dengan menggunakan analisis regresi spasial. Berdasarkan pengujian dengan statistik uji Moran’s l diperoleh hal bahwa pada data Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terdapat autokorelasi spasial positif. Selanjutnya dilakkan analisis regresi spasial menggunakan Spatial Autoregressive Model (SAR) dengan parameter p= 0.000. Hal ini dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara masing-masing lokasi. Hal analisis ini menunjukan bahwa variabel Angka Partisipasi Sekolah (APS) berpengaruh positif dan tidak signifikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sedangkan, pendapatan dan Rata-rata Lama Sekolah (RLS) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Jawa Timur tahun 2016-2023.
Copyrights © 2025