Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan model literasi informasi The Big Six diterapkan oleh pemustaka dalam proses pencarian dan pemanfaatan informasi di perpustakaan Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Cianjur yang memiliki peran sebagai pusat informasi publik yang melayani masyarakat dari berbagai latar belakang usia, profesi, dan pendidikan. Keragaman ini secara langsung mempengaruhi cara setiap pemustaka dalam memenuhi kebutuhan informasinya. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif melalui studi kasus, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap pemustaka menerapkan tahapan dalam model The Big Six secara berbeda-beda, tergantung pada kebutuhan informasi dan latar belakang masing-masing individu. Proses seperti identifikasi kebutuhan, penelusuran sumber, hingga evaluasi informasi dilakukan dengan cara yang unik,menciptakan pola literasi informasi yang menarik dan dinamis. Temuan dari penelitian ini memperkuat fakta bahwa keterampilan literasi informasi tidak hanya dipengaruhi oleh ketersediaan informasi itu sendiri, tetapi juga oleh kemampuan individu dalam menyesuaikan strategi pencarian berdasarkan situasi dan kebutuhan pribadi.
Copyrights © 2025