Penelitian ini bertujuan ini memahami penerapan sistem pengendalian manajemen yang diterapkan oleh pelaku usaha berlatar belakang etnis Tionghoa di PT Passokorang dan untuk mengetahui nilai nilai budaya Tionghoa membentuk praktik dan pengalaman pelaku usaha dalam mengelola serta menjalankan sistem pengendalian manajemen di PT. Passokorang. Metode penelitian interpretif ini berupaya merumuskan suatu pertanyaan kemudian dianalisis berdasarkan pada pertanyaan persepsi partisipan yang diteliti. nforman yang dipilih merupakan perwakilan dari masing-masing tingkatan manajemen. Tingkatan tersebut yaitu Top Management, Middle Management, hingga Low Management. Hasil penelitian menujukan bahwa sistem pengendalian manajemen di PT Passokorang tidak dapat dipahami hanya dari aspek formal seperti budgeting atau SOP, tetapi juga dari nilai-nilai budaya yang menyertainya. SPM pada PT Passokorang bersifat informal dan berbasis nilai kekeluargaan. Sistem pengendalian tidak didesain secara formal melalui SOP atau kebijakan tertulis, melainkan melalui komunikasi langsung, kepercayaan antar anggota keluarga, dan keterlibatan aktif pemilik dalam proses operasional. Budaya Tionghoa mempengaruhi cara pengambilan keputusan dan mekanisme kontrol. Nilai-nilai seperti loyalitas, harmoni, dan penghormatan terhadap otoritas menjadi fondasi dalam menjalankan kontrol. Pemilik perusahaan memegang peran sentral dalam pengawasan dan arah strategis, sehingga kontrol yang dijalankan bersifat top-down dan terinternalisasi.
Copyrights © 2025