Partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah di lingkungan desa Bantea diperoleh dari empat parameter, yaitu partisipasi dalam bentuk pengetahuan, partisipasi dalam bentuk sikap, partisipasi dalam bentuk perilaku, dan partisipasi dalam bentuk penerapan 5R (Reduce/mengurangi, Reuse/pemakaian kembali, Recycle/mendaur ulang, Replace/mengganti, dan Replant/menanam kembali). %. Teknik pengumpulan data menggunakan metode angket/kuesioner, wawancara dan diperkuat dengan observasi serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat partisipasi masyarakat Desa Bantea dalam pengelolaan sampah termasuk dalam kategori tinggi. Dimana sebagian besar masyarakat telah mengetahui dampak negatif dari permasalahan sampah meskipun cara pengelolaannya masih bersifat tradisional yakni dengan metode dibakar sebagai upaya mengurangi volume timbulan sampah yang semakin hari semakin banyak. Hal ini berdampak baik bagi masyarakat tentang kesadaran dalam menjaga lingkungan agar tetap bersih dan bijak dalam mengelolah sampah.
Copyrights © 2025