Penelitian ini mengkaji pengaruh struktur modal dan likuiditas terhadap nilai perusahaan, dengan profitabilitas sebagai variabel mediasi. Data diambil dari laporan keuangan tahunan perusahaan non-keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama tahun 2019–2023, dengan jumlah sampel sebanyak 60 perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan model regresi data panel, serta pengujian mediasi dengan pendekatan Baron dan Kenny serta uji Sobel. Hasil menunjukkan bahwa struktur modal (yang diproksikan dengan DER) berpengaruh negatif signifikan terhadap nilai perusahaan (diukur dengan PBV), sedangkan likuiditas (CR) berpengaruh positif signifikan. Profitabilitas (ROA) terbukti memediasi sebagian hubungan antara struktur modal dan nilai perusahaan. Implikasi praktis dari hasil ini menunjukkan bahwa manajer keuangan perlu memperhatikan efisiensi operasional dan proporsi utang dalam struktur permodalan agar dapat mempertahankan profitabilitas dan meningkatkan nilai perusahaan. Selain itu, menjaga likuiditas pada tingkat optimal juga menjadi kunci untuk memberi sinyal positif kepada investor. Temuan ini memberikan kontribusi bagi literatur manajemen keuangan di pasar negara berkembang serta membantu investor dalam memahami hubungan antarvariabel fundamental perusahaan.
Copyrights © 2025