Penelitian ini mengkaji konstruksi pemberitaan media online mengenai kecurangan pemilu 2024 di Indonesia. Melalui pendekatan analisis wacana kritis, studi ini mengeksplorasi bagaimana media online membentuk persepsi publik terhadap legitimasi proses pemilu. Dengan mengumpulkan dan menganalisis data dari berbagai artikel berita, penelitian ini mengidentifikasi strategi naratif yang digunakan oleh media untuk melaporkan dugaan kecurangan tersebut. Temuan menunjukkan bahwa terdapat kecenderungan dalam pemberitaan yang dapat mempengaruhi opini publik, baik secara positif maupun negatif. Studi ini memberikan wawasan baru mengenai peran media dalam demokrasi dan bagaimana pemberitaan dapat mempengaruhi pandangan masyarakat terhadap integritas pemilu.
Copyrights © 2025