Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh karakteristik fisik terhadap risiko cedera muskuloskeletal pada atlet rugby. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kohort retrospektif Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis statistik software SPSS versi 21. Populasi dalam penelitian ini adalah semua atlet rugby 7s berjumlah 86 orang atlet rugby 7s terdiri dari 53 laki-laki dan 33 perempuan. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis statistik. Sebelum melalukan teknik analisis data, perlu dilakukan uji prasyarat analisis data berupa uji normalitas data dan uji homogenitas varians data. Uji hipotesis yang pertama menggunakan uji t untuk mengetahui hubungan masing-masing satu variabel (X1 dan X2) terhadap Y. Uji hipotesis selanjutnya menggunakan uji F untuk mengetahui pengaruh simultan semua varibael X1 dan X2 terhadap Y menggunakan program software SPSS dengan tingkat signifikansi 0,05. Uji F ini bertujuan untuk menguji variabel independen mana yang paling berpengaruh terhadap variabel dependennya. Uji F dilakukan untuk mengetahui hubungan variabel bebas (X1a, X1b, X1c) secara bersama-sama berpengaruh terhadap variabel tak bebas (Y). Berdasarkan analisis karakteristik fisik hasil penelitian menunjukkan persentase pengaruh variabael X1, X2, maupun X1 dan X2 terhadap Y diketahui nilai R square X1 adalah 0,181, hal tersebut berarti bahwa X1 mempunyai pengaruh sebanyak 18 % terhadap Y. Maka dapat disimpulkan bahwa karakteristik fisik berpengaruh terhadap risiko cedera muskuloskeletal pada atlet rugby.
Copyrights © 2025