Kecerdasan kinestetik merupakan kemampuan menggunakan seluruh tubuh (fisik) untuk mengekspresikan ide dan perasaan, keterampilan menggunakan tangan untuk menciptakan atau mengubah sesuatu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Pelaksanaan pembelajaran seni tari pada anak usia 5-6 tahun di RA Anak Sholeh Kecamatan Binjai Kabupaten Langkat. (2) Perkembangan kecerdasan kinestetik pada anak usia 5-6 tahun di RA Anak Sholeh Kecamatan Binjai Kabupaten Langkat. (3) Pengaruh antara pembelajaran seni tari terhadap perkembangan kecerdasan kinestetik pada anak usia 5-6 tahun di RA Anak Sholeh Kecamatan Binjai Kabupaten Langkat. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak usia 5-6 tahun di RA Anak Sholeh Tahun Pelajaran 2022/2023 yang berjumlah 98 siswa. Dan sampel dalam penelitian ini adalah 25 anak. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari pembelajaran seni tari sebagai variabel (X) dan perkembangan kecerdasan kinestetik sebagai variabel (Y). Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa (1) Pelaksanaan pembelajaran seni tari anak usia 5-6 tahun di RA Anak Sholeh didapatkan hasil dengan nilai yaitu P = 77,4 %. Berdasarkan nilai tersebut dapat dikatakan bahwa pelaksanaan pembelajaran seni tari di RA Anak Sholeh termasuk baik. (2) Perkembangan kecerdasan kinestetik anak usia 5-6 tahun di RA Anak Sholeh dengan nilai sebesar 83,2 %. Berdasarkan nilai tersebut dapat dikatakan bahwa perkembangan kecerdasan kinestetik di RA Anak Sholeh termasuk sangat baik. (3) Terdapat pengaruh pembelajaran seni tari terhadap perkembangan kecerdasan kinestetik anak usia 5-6 tahun di RA Anak Sholeh yaitu nilai thitung variabel pembelajaran seni tari adalah 8,906 lebih besar dari ttabel yaitu 2,069 atau 8,906 > 2,069 dan signifikan pada 0.000 karena nilai signifikannya dibawah 0.05. Berdasarkan nilai Adjusted R Square 0,775 berarti 77,5% faktor yang mempengaruhi perkembangan kecerdasan kinestetik anak usia 5-6 tahun di RA Anak Sholeh dapat dijelaskan oleh pembelajaran seni tari yang dilakukan guru. Sedangkan 22,5% (100%-77,5%) dijelaskan oleh faktor lain yang tidak diteliti oleh peneliti
Copyrights © 2025